Home » , , » Review Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) : Sebuah Horor yang Dramatis

Review Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) : Sebuah Horor yang Dramatis

   

     Suzzanna, sebuah legenda film horor Indonesia. Berkarya dalam seni peran sejak tahun 1950an hingga 1990an. Walaupun sosoknya kini sudah tiada, namun karyanya masih selalu dikenang oleh para penggemarnya. Soraya Intercine Films, menjadi production house yang 'menghidupkan' lagi sosok Suzzanna di dalam Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Luna Maya di percaya untuk berperan sebagai Suzzanna di film ini. Tak tanggung-tanggung, Soraya juga menggandeng prosthethic make up crew dari Rusia, untuk membuat tampilan fisik Luna Maya semirip mungkin dengan Suzzanna. Lalu apakah Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, bisa menjadi film penghapus dahaga bagi perindu kehadiran Suzzanna di layar lebar?


     |POSTER & TRAILER| Poster yang simpel, tegas, dan gak berisik. Suzzanna hampir memenuhi poster dengan 3/4 bagian wajah yang diberikan side light memberikan efek kelam. Belum lagi, penonton akan dibuat terheran dengan hadirnya wajah Suzzanna yang memiliki kemiripan dengan sosok aslinya. Bahkan mungkin jika tak ada nama Luna Maya disana, orang tidak akan mengira jika wajah dibalik Suzzanna itu, adalah Luna Maya.


     Suzzanna punya trailer yang cukup panjang, 2 menit 49 detik. Disusun dengan rapih, menyesuaikan alur cerita yang ada. Mulai dari pengenalan tokoh hingga konflik, disusun dengan perlahan namun pasti, tertata dengan baik, dan cukup untuk memberikan gambaran kepada penonton terhadap 3/4 jalan cerita dari film ini. Cukup spoiler untuk alur, namun hal ini sama sekali tidak mengganggu feel kita saat menontonnya. Banyak hal menarik yang di jabarkan film ini selama bercerita. Sehingga penonton selalu punya alasan untuk betah duduk selama 125 menit sampai lampu bioskop kembali menyala.


     |CERITA| Suzzanna akan membawa kita untuk merasakan atmosfer tahun 1980an dengan format film yang lebih canggih. Masih membawa alur dan cerita yang khas tahun tersebut, juga semakin menambah suasana semakin 'lawas'. Suzzanna, film horor yang tidak akan membuat kita takut. Justru malah kadar drama di film ini jauh lebih kuat. Mungkin ini karena sosok hantu di film ini (baca: Sundel Bolong a.k.a. Suzzanna) adalah protagonis. Sehingga penonton malah lebih bersimpati pada sosoknya dibanding sang pelaku. Diluar itu juga, jalinan kisah cinta Suzzanna dan Satria, membawa film ini ke level yang sangat dramatis. Dan ini cukup diluar bayangan penonton. Berharap mendapatkan horor yang menyeramkan, tapi malah mendapatkan drama yang syahdu. But it was good. Bukan hal yang salah. Karena selain sisi horornya yang tidak ganas, Suzzanna punya adegan yang sadis ala Rocky Soraya. Tentu ini tetap akan menimbulkan kengerian bagi penonton. Satu hal lagi yang menarik, guliran komedi yang bertebaran di sepanjang film, tak pelak membuat penonton tertawa lepas.


     |VISUAL| Wah gak perlu diraguin lah kalau Soraya bikin film. Production value selangit, udah menjadi standart yang gak bisa di abaikan. Kualitas gambarnya itu sendiri, teknik pengambilan gambarnya, color gradingnya, semua cakep! Make up prosthethic dari Rusia pun juga sangat memuaskan! Berhasil membuat Luna Maya jadi sangat mirip dengan Suzzanna secara fisik. Tampilan artistik di film ini juga menunjukkan suasana di tahun-tahun 1980an. Ada satu shot yang paling favorit, yaitu saat Suzzanna menenteng kepala di tangannya, saat dia ada di pabrik, menggunakan teknik dutch angle, membuat gambarnya grande!


     |AUDIO| Selain visual, audio pun juga dikerjakan dengan grande. Musik ilustrasi dan sound effect patut diacungi jempol, karena berhasil membangun mood penonton dengan baik. Diluar itu, untuk kualitas dialog juga bisa didengar dengan jernih dan empuk.


     |ACTING| Gila! Luna Maya gokil banget aktingnya!!! Udah gak paham lagi sama ke totalitasannya dia! Dia pantes banget minimal masuk nominasi aktris utama di ajang-ajang festival film. Begitupun dengan Herjunot Ali yang mempersembahkan akting dan chemistrynya yang syahdu dengan Luna Maya. Sisanya, trio Opie Kumis, Asri Welas, dan Ence Bagus juga kocak banget!!! Alex Abad, Teuku Rifnu Wikana, dan Verdi Sulaiman juga kuat.


     |KESIMPULAN| Kalau kamu cari film yang bikin takut karena horornya, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, bukan jawabannya. Tapi kalau kamu cari film horor yang dramatis, lucu, dan juga sadis, Suzzanna adalah pilihannya. Recomended! #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya (2018) : Satu Lagi Film Absurd Tahun ini

     Setelah ketidakjelasan film Keluarga Tak Kasat Mata yang diproduksi oleh Max Pictures pada tahun lalu, ternyata Max Pictures masih b...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi