Home » , , , , » Review Film Wiro Sableng (2018) : Mengenang Masa Kejayaan Wiro Sableng

Review Film Wiro Sableng (2018) : Mengenang Masa Kejayaan Wiro Sableng


     Kamu lahir di tahun berapa? Buat yang lahir diatas tahun 2000an, mungkin kamu asing dengan nama Wiro Sableng. Tapi mungkin akan beda dengan kamu yang lahir sebelum itu. Wiro Sableng itu seperti legenda dalam dunia televisi pada jamannya, bahkan masih dikagumi sampai sekarang. Walaupun sebelum di televisi, Wiro Sableng sudah hadir terlebih dahulu dalam bentuk buku. Nah di jaman milenial tahun 2018 ini, ada sebuah project besar yang melibatkan production house luar negeri juga, untuk mengerjakan film Wiro Sableng. Apakah project besar ini juga akan menghasilkan karya yang besar?


     |POSTER& TRAILER| Wiro Sableng punya poster yang cukup klasik. Susunan tokoh protagonis diatas, dan jajaran tokoh antagonis dibagian bawah. Mereka terpisahkan oleh judul Wiro Sableng. Setiap tokoh punya pose andalannya masing-masing, which is good.


     Sebagai sebuah trailer, Wiro Sableng berhasil menghadirkan jajaran aksi laga dan cuplikan spesial efek yang mereka gunakan, setidaknya untuk membuat calon penonton tertarik. Namun sayangnya, di dalam trailer, tidak terlalu menjelaskan pengenalan tokoh, jalan cerita dan pengenalan konflik. Sehingga penonton mungkin akan dapat rasa kagum karena menonton trailernya, namun terasa hampa karena tidak mendapatkan informasi apapun dari sana.


     |CERITA| Wiro Sableng sebenarnya punya kisah yang cukup sederhana, namun pengemasannya terlihat cukup kewalahan. Alih-alih ingin menunjukkan aksi laga yang hebat, namun malah jadi kepanjangan dan akhirnya dragging. Bukan karena gak seru, tapi karena kurang ada 'sesuatu' dalam setiap aksi laga yang berjalan panjang. Termasuk juga kehadiran banyak tokoh, namun film ini juga kesulitan dalam mengenalkan setiap tokoh yang ada. Padahal tokoh-tokoh di Wiro Sableng sangat menarik jika dikenalkan lebih lanjut. Tapi secara keseluruhan, penggarapan drama Wiro Sableng bagus, beberapa moment berhasil membuat penonton jadi ikut terenyuh dengan adegan tersebut.


     |VISUAL| Gak perlu diraguin lagi kalau soal visual. Wiro Sableng punya visual efek yang levelnya diatas visual efek yang ada di Indonesia selama ini.


     |AUDIO| Wiro Sableng selain punya visual yang cakep, audio pun juga dikerjakan dengan baik. Suara yang terdengar terasa empuk, jadi sangat nyaman untuk di dengar.


     |ACTING| Vino G. Bastian berhasil dalam memerankan tokoh Wiro Sableng. Disaat dia dibutuhkan serius, dia bisa, namun sisi konyol dari Wiro Sableng, juga masih bisa dia bawakan, tanpa keluar dari karakter Wiro Sableng itu sendiri.


     |KESIMPULAN| Film Wiro Sableng memang bukan lah sebuah film yang sempurna, namun Wiro Sableng menghadirkan pengalaman cinematography yang berbeda dalam menonton film Indonesia. Film yang patut diapresiasi dan dinantikan sekuelnya. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hanum & Rangga (Faith & The City) (2018) : Buah Semu dari Kemegahan New York

     Satu lagi sebuah drama yang diadaptasi dari novel laris karya penulis Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Setelah beberapa ...

Popular Review

Archive

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi