Home » , , » Review Film Dear Nathan Hello Salma (2018) : Salah Satu Romance Remaja Terbaik Tahun Ini

Review Film Dear Nathan Hello Salma (2018) : Salah Satu Romance Remaja Terbaik Tahun Ini


     Berawal dari novel Erisca Febriani yang berjudul Dear Nathan di tahun 2016 yang menjadi best seller, kemudian diangkat menjadi sebuah film dengan judul yang sama di tahun 2017 dan berhasil meraih 700 ribuan penonton. Rapi Film sebagai rumah produksinya, bertanggung jawab untuk melanjutkan kisah cinta Nathan dan Salma karena jumlah penonton melebihi yang sudah di targetkan. Maka terciptalah Hello Salma yang mulai tayang semenjak 25 Oktober 2018 lalu. Performa Dear Nathan yang powerfull menjadi tantangan untuk Hello Salma untuk menyamai atau lebih baik melebihi dari pendahulunya. Lalu bagaimana kenyataannya?


     |POSTER & TRAILER| Ciamik! Sejak pertama kali lihat, poster Dear Nathan Hello Salma cuma bikin senyum-senyum sendiri. Jefri Nichol dan Amanda Rawles udah semacam jadi pasangan idola masa kini. Namun ini cuma berlaku ketika mereka jadi Nathan dan Salma. Wah mau deskripsiin posternya aja, cuma sanggup senyum-senyum sendiri. Posternya terasa pas, manis, indah, ah romantis banget rasanya.


     Bagi yang sudah nonton Dear Nathan, pasti waktu liat trailer Hello Salma, udah bikin deg-deg ser gimanaaa gitu. Tapi buat yang belum nonton, Hello Salma bakal bikin nyess. Pengenalan karakter yang berjalan seiring dikenalkannya cerita dan konflik, membuat trailer Hello Salma jadi melebur semua unsur, dan asyik untuk dinikmati. Pilihan dialog dan adegannya juga pas, pembuat trailernya cerdas membuat penonton penasaran.


     |CERITA| Berawal dari cerita Dear Nathan yang sudah begitu kompleks dan keren, sulit rasanya untuk membuat sekuel, karena apa lagi yang bisa dieksplore dari kisah pasangan yang sudah bahagia? Namun ternyata prasangka itu salah, Hello Salma punya tawaran konflik yang berbeda. Kompleks? Iya. Bagusnya lagi, konflik yang dimainkan Hello Salma itu gak terlalu dewasa, gak receh juga, tarafnya pas buat remaja. Ditambah lagi adegan-adegan yang ada juga sangat cemerlang ditambah dialog-dialog yang cerdas. Film ini tak pernah menjawab pertanyaan A atau B, dengan jawaban A atau B. Tak pernah juga bertele-tele dalam menjawab. Namun sang penulis naskah punya jawaban lain untuk menjawab antara A atau B dengan uraian yang lebih cerdas. Ini film romance remaja yang gak menye, namun bikin emosi penonton berhasil naik turun. Maka tidak ragu kalau Dear Nathan Hello Salma ini dikatakan sebagai salah satu film romance remaja terbaik tahun ini.


     |VISUAL| Masih teringat jelas, Dear Nathan punya karakteristik gambar dengan headroom yang sempit. Namun di Hello Salma, gaya seperti itu sudah tidak di gunakan. Hello Salma punya susunan gambar yang sangat dinamis cuttingan editannya. Sehingga penonton hampir tidak pernah dibiarkan menatap satu gambar diam untuk waktu yang lama. Gambar-gambar yang diambil pun bisa membangun mood penonton, karena gambar yang diambil sesuai dengan kebutuhan cerita yang sedang berjalan.


     |AUDIO| Nah bagian ini, secara umum Dear Nathan Hello Salma punya audio yang enak buat didengar. Namun beberapa kali, tertangkap moment perpindahan gambar dengan perubahan audio yang kurang mulus. Sehingga terdengar suara 'dep..dep..' namun hal ini tak terlalu mengganggu maybe bagi penonton yang tak terlalu peka dengan hal ini. Untuk original soundtracknya memang bukan dinyanyikan oleh penyanyi ternama sekelas Melly Goeslaw atau pencetak lagu hits original soundtrack, namun lama-lama didengarkan lagu-lagu yang ada di Hello Salma enak juga didengar, dan entah kenapa rasanya pas dengan filmnya, dengan karakter Nathan dan Salma.


     |ACTING| Jefri Nichol patut diapresiasi paling tinggi! Disini dia menunjukkan akting terbaiknya selama ini. Tak cuma aksi berantem, adegan romantis, atau tengil-tengilnya dia saja yang sudah sering kita lihat di beberapa filmnya, namun adegan nangisnya dia di film ini terasa begitu menjiwai. Walaupun ada satu adegan saat dia dengan Amanda Rawles, suatu adegan yang 'ehm...' itu masih terlihat kurang latihan, hehe, seharusnya bisa lebih dari itu.


     |KESIMPULAN| Hello Salma bukan cuma menyamai, bahkan bisa dikatakan dia meningkat dibanding Dear Nathan. Tak berlebihan jika Dear Nathan Hello Salma ini dikatakan salah satu film romance remaja terbaik tahun ini. Wajib nonton! #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hanum & Rangga (Faith & The City) (2018) : Buah Semu dari Kemegahan New York

     Satu lagi sebuah drama yang diadaptasi dari novel laris karya penulis Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Setelah beberapa ...

Popular Review

Archive

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi