Home » , , » Review Film Sebelum Iblis Menjemput (2018) : Duet Pevita & Chelsea Emang Gak Salah!

Review Film Sebelum Iblis Menjemput (2018) : Duet Pevita & Chelsea Emang Gak Salah!

   


     Pevita Pearce maupun Chelsea Islan selalu menjadi primadona dalam film-film yang mereka bintangi. Tidak melulu karena paras cantik mereka, namun karena kelihaian mereka dalam berakting, khususnya Chelsea Islan. Bukan karena Pevita tak bermain apik, tapi beberapa film kebelakang, peran yang dimainkan Pevita tidak cukup menonjol. Lalu bagaimana bila Pevita dan Chelsea bermain dalam satu frame?


     |POSTER & TRAILER| Jika diperhatikan, poster Sebelum Iblis Menjemput (SIM) punya tiga item yang paling menjual dalam film ini. Pevita Pearce, Chelsea Islan, dan 'pintu iblis'. Konsep yang dibawanya cukup simpel, hanya menyusun ke tiga item itu, dengan suasana kelam berwarna hijau gelap seperti grading dalam filmnya. SIM tidak memanfaatkan Pevita dan Chelsea hanya untuk dipampang di poster dengan porsi sebesar itu saja, namun karena peran besar mereka dalam berjalannya roda cerita film ini.


     Namanya saja film horor, SIM telah menunjukkan taringnya sejak durasi awal trailer. Suasana kelam, suram, dan semakin berjalannya waktu, SIM semakin menunjukkan treatment-treatment horornya. Beberapa cuplikan adegan pilihan yang disusun secara pas, sehingga menimbulkan rasa penasaran tanpa spoiler atau membuat penonton sudah mengerti alur ceritanya sebelum menonton filmnya.


     |CERITA| SIM punya tanggal penayangan yang gak jauh beda dengan Kafir. Dan menariknya, kedua film ini terasa memiliki ide dasar film yang sama, namun dengan pengembangan cerita dan pengemasan yang berbeda. Kafir berfokus dengan aura kleniknya, sedangkan SIM bermain dengan makhluk. SIM punya plot cerita yang cukup padat, karakter yang kuat, dan dibalut dengan motivasi pada setiap pengadeganannya. Walaupun sayang, ada beberapa part bagian horor yang terasa kentang, yang akhirnya membuat adegan yang seharusnya mengerikan, malah berefek sebaliknya.


     |VISUAL| Kekuatan color grading di SIM tak perlu diragukan, berhasil memberikan efek mencekam pada penonton. Namun SIM punya lebih dari itu, beberapa angle pengambilan gambarnya terasa sangat mengerikan. Khususnya pada adegan-adegan horor yang di buat dengan sedemikian rupa, membuat SIM punya definisi yang lain dan menjadi berbeda dari horor-horor yang sudah ada.


     |AUDIO| Tata suara yang dimiliki SIM juga menarik! SIM tak terjebak dalam definisi film horor harus memiliki audio yang asal berisik. Namun sebaliknya, ketenangan dan musik ilustrasi yang pas lah mewarnai SIM sepanjang menontonnya. Banyak juga sound effect maupun foley yang berhasil membuat penonton seolah berada di dalam adegan.


     |ACTING| Jujur, pilihan yang sulit untuk menentukan siapa yang menjadi primadona dalam SIM, apakah Pevita Pearce atau Chelsea Islan? Namun terkhusus Pevita Pearce, dia telah membayar aktingnya yang selama ini kurang. Sedangkan Chelsea juga patut diapresiasi, dia juga mampu bermain dengan sangat apik dalam balutan genre horor, bukan drama yang sudah sering dia mainkan selama ini.


     |KESIMPULAN| Film Sebelum Iblis Menjemput membawa kelas tersendiri bagi perfilman horor Indonesia. Membawa angin segar di tahun yang penuh dengan film horor kejar tayang mewarnai bioskop. Walaupun memang Sebelum Iblis Menjemput masih punya kekurangan, namun masih bisa tertutupi dengan beberapa adegan mengesankan di bagian lain. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Si Doel The Movie (2018) : Kesederhanaan & Kematangan Bercerita

     Jika kamu sudah nonton TV dari tahun 1994, pasti tahu dengan sinetron Si Doel Anak Sekolahan, karena memang pada tahun segitu pertam...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi