Home » , , , » Review Film Love Reborn (2018) : Kisah Lalu yang Tak Terduga

Review Film Love Reborn (2018) : Kisah Lalu yang Tak Terduga


     Film ke tiga dari sebuah production house bernama Darihati Films. Setelah Catatan Akhir Kuliah (2015) dan The Chocolate Chance (2017) yang belum bernasib baik dalam berperang di tengah industri film Indonesia, Darihati Films tak gentar untuk kembali berkarya lewat Love Reborn. Dua karya sebelumnya, memang belum mendapatkan jumlah penonton yang signifikan. Namun keduanya mendapatkan apresiasi yang baik dari penontonnya. Tentunya ini bekal yang baik untuk membuat penonton menantikan Love Reborn. Tapi apakah Love Reborn bisa lebih baik secara kualitas dan kuantitas penonton dibandingkan kedua kakaknya?


     |POSTER & TRAILER| Memiliki poster yang ramai dengan berbagai elemen, Love Reborn seakan tak rela mengabaikan beragam potensi yang ia miliki. Nyatanya Love Reborn memang punya banyak 'materi'. Namun alangkah lebih bijak, jika untuk poster, Love Reborn bisa menempatkan focus pointnya saja. Sehingga posternya akan lebih elegant.


     Beruntung, keberagaman 'materi' yang dimiliki Love Reborn tak hanya dimunculkan di poster, namun di trailernya pun juga. Namun di trailer dimunculkan dengan lebih rapih dan tidak berlebihan. Dari trailer juga, kita bisa lebih tau tentang jalan ceritanya yang unik dan beda.


     |CERITA| Premis Love Reborn itu menarik! Mengangkat komik sebagai roda utama perputaran cerita, adalah hal yang berbeda dan jarang diangkat. Komik bukanlah hal yang sedang booming, namun selalu memiliki penggemarnya. Disinilah letak keberanian Love Reborn dalam meracik premis yang tidak sedang tren, tapi di gabungkan dengan hal-hal yang sedang kekinian.


     Sebuah investigasi yang berawal dari komik, dan secara tidak sengaja menemukan fakta-fakta yang menarik. Ini ide yang cerdas. Awal dari munculnya komik tersebut pun juga rasional. Beruntungnya Love Reborn tidak terjebak dalam premis yang menarik menggebu saja, namun eksekusinya juga berhasil dijalankan dengan sukses! Walaupun di beberapa adegan, masih ditemukan sketsa dan dialog yang klise.


     |VISUAL| Sebagai sebuah drama komedi, Love Reborn punya warna yang cerah, namun tidak cemerlang, ada sebuah lapisan kusam tipis yang melapisi diatasnya. Mungkin ini sebagai bentuk penggambaran atas cerita di dalam filmnya, terlihat ceria, padahal ada sesuatu yang menyelimuti. Pengambilan gambarnya juga dinamis, menyenangkan untuk dinikmati sepanjang film.


     |AUDIO| Salah satu yang bikin film ini makin menarik adalah kehadiran musik ilustrasi dan sound effect pendukung adegan yang tepat, baik penggunanaannya maupun timingnya.


     |ACTING| Ansambel pemain Love Reborn menjadi kekuatan di film ini. Tidak ada pemain yang terlalu menonjol maupun kurang. Semua terasa pas pada porsinya masing-masing. Saling mendukung untuk menggerakkan roda perputaran cerita.


     |KESIMPULAN| Love Reborn ini menjadi salah satu aset yang disayangkan. Dengan kualitas seperti ini, Love Reborn kurang mendapatkan penonton. Mungkin untuk film selanjutnya, Darihati Films bisa bekerja sama dengan PH yang bisa support untuk bagian promonya. Karena sejauh ini, film yang dibuat oleh Darihati selalu menarik hati, termasuk Love Reborn. Sayang masih banyak orang yang nggak tau akan informasi ini. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Dimsum Martabak (2018) : Manisnya Martabak, Gurihnya Dimsum

     Tahun ini Raffi Ahmad sedang bergairah untuk ikut memeriahkan industri film Indonesia dengan PH yang baru didirikannya, RA Pictures....

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi