Home » , , » Review Film One Fine Day (2017) : Keceriaan Barcelona dan Tangisan Alana

Review Film One Fine Day (2017) : Keceriaan Barcelona dan Tangisan Alana


     One Fine Day, menjadi film romantis berlatarkan luar negeri yang kesekian kalinya antara Screenplay Films dan Michelle Ziudith. Namun kali ini bukan Dimas Anggara ataupun Rizky Nazar yang menjadi pasangannya, tapi seorang aktor muda tampan berbakat yang namanya sedang naik daun, yakni Jefri Nichol. Lalu apakah duet antara Michelle dan Nichol dapat membuat penonton lebih baper daripada film-film Screenplay sebelumnya?


     |POSTER & TRAILER| Tak jauh beda dengan poster kakak-kakaknya dari Screenplay, One Fine Day memasang besar paras cantik Michelle dan wajah Nichol, yang keduanya tampak begitu flawless. Segala unsur di poster terlihat bening dan secerah langit biru di Barcelona. Walaupun yang kurang adalah rambut dari Michelle dan Nichol yang tak sama dengan di film. Michelle di poster rambut lurus, di film bergelombang. Rambut Nichol di poster lumayan gondrong, di film lebih pendek. Mungkin karena poster officialnya sudah keluar, jauh sebelum karakter Alana dan Mahesa jadi seperti yang ada di film.


     One Fine Day tetap punya racikan khas Screenplay untuk trailer, kata-kata cheesy, suara Michelle yang riang sampai tersendu-sendu, dan potret adegan kemesraan. Namun ada satu hal yang unik dan lain daripada trailer Screenplay yang lain, yaitu soundtrack. Screenplay yang identik dengan lagu melownya, Rossa, Melly Goeslaw, atau yang lain. Namun kali ini tidak. Suasana Barcelona membawa lagu Te Amor Mi Amor yang energik. Memberikan aura yang baru pada film ini, dibandingkan film Michelle yang lain.


     |CERITA| Secara garis besar, tak ada perkembangan yang signifikan dari kualitas penceritaan One Fine Day dengan drama cinta Screenplay Michelle sebelumnya. Yang menarik dari One Fine Day adalah kehadiran Jefri Nichol dan Maxime Bouttier yang memberi warna baru, Barcelona, dan Michelle yang cantik dengan rambut bergelombangnya. Eits, tapi entah kenapa, Amanda Rawles cantiknya kebangetan di film ini, lebih dari Michelle bahkan. Kembali ke cerita, satu lagi poin yang beda dari film-film sebelumnya, tidak ada adegan kecelakaan disini, haha.


     |VISUAL| Kecantikan Barcelona terpampang indah dalam setiap ambilan gambar yang cantik dari film One Fine Day. Pergerakan kamera dinamis, dan seru, mengikuti tempo musik ilustrasinya yang juga cukup cepat. Secara keseluruhan, gambar yang tajam, warna yang cerah, membuat tone film ini enak. Walaupun bukan yang spesial, tapi bagus.


     |AUDIO| Masih banyak suara dialog yang terlihat dubbingan, dan kurang natural. Bisa menjadi biasa, dan terkadang mengganggu. Suara Michelle waktu dialog ‘bla bla bla One Fine Day’ kayak di trailer, kayak pitchnya dinaikan akan ketinggian, seperti bukan suara asli Michelle, seperti dibuat-buat, jadi aneh dengernya. Untuk musik ilustrasi, it’s all good, kecuali lagu Sammy atau Kerispatih yang tiba-tiba muncul. Janggal untuk dimasukkan kedalam cerita. Akan lebih enak sepertinya pakai lagu Rossa mungkin. Untuk soundtrack utamanya, Te Amor Mi Amor enak dan cukup easy listening.


     |ACTING| Jefri Nichol jelas punya kualitas akting yang bagus, namun potensinya tak terasah dengan baik di film ini. Begitupun Michelle yang masih banyak adegan nangis sendu-sendu yang jadi ciri khas film Screenplay bersamanya. Pemain lain pun kasusnya sama, potensinya kurang digali secara maksimal.



     |KESIMPULAN| Bagi penggemar film-film Screenplay, berarti kamu akan suka dengan film ini. Namun yang bukan? Mungkin film ini bisa menjadi hiburan ringan untuk jadi pilihan kamu nonton. Tak perlu berpikir banyak, dan mendapatkan tontonan yang menyegarkan dari sisi visual yang indah maupun dari aktor-aktrisnya yang menawan, oh ya juga dari musiknya yang asyik. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Ayat-Ayat Cinta 2 (2017) : Cinta hingga Lebam Membiru

     Hampir 10 tahun berlalu, the greatest love story Fahri dan Aisha kembali berlanjut. Bayang-bayang nama besar Ayat-Ayat Cinta, menj...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi