Home » , , » Review Film Critical Eleven (2017) : Kehangatan Cinta 11 Menit

Review Film Critical Eleven (2017) : Kehangatan Cinta 11 Menit


     Hampir menginjak usia 2 tahun sejak buku Critical Eleven diterbitkan pada Agustus 2015, film adaptasinya telah release di 10 Mei 2017. Ika Natassa sebagai penulis dari novel best seller ini, menyerahkan kepada Starvision & Legacy Pictures sebagai rumah produksi yang selama ini telah berhasil menciptakan film-film bagus. Lalu, apakah film Critical Eleven dibawah arahan dari Monty Tiwa & Robert Ronny ini dapat melebihi kesuksesan novelnya?


     |POSTER & TRAILER| Simply romantic, itulah kesan saat melihat poster Critical Eleven. Tak perlu 'bunga-bunga' poster, hanya cukup Ale dan Anya yang berpose layaknya sepasang kekasih. Dengan angle yang biasa, namun dipadankan kan dengan sinar matahari yang muncul sekenanya dari pantulan badan mereka. Sudah cukup mendefinisikan poster yang indah.


     Trailer Critical Eleven juga bisa dibilang memberikan hampir keseluruhan cerita. Entahlah, mungkin ini sedang tren saat ini. But, Critical Eleven masih punya banyak adegan yang belum ditampilkan yang menarik untuk diikuti, mengingat durasi film ini cukup panjang, 135 menit.


     |CERITA| Critical Eleven bisa dibilang seperti filmnya Ale dan Anya. Manusia selain mereka serasa tak terlalu penting dikala keduanya beradu mesra dengan chemistry yang sangat menawan. Untungnya penulis cerita masih memberikan motivasi-motivasi yang kuat untuk tokoh-tokoh lain dalam kaitan penyelesaian konflik di Critical Eleven. Ini yang membuat film ini tak terlalu sempit, tak hanya melulu soal kisah Ale dan Anya seorang.


     |VISUAL| Kekuatan visual dalam mendukung cerita, tentu sangatlah benar. Critical Eleven pun berhasil menyajikan gambar yang megah, jernih dan menyenangkan untuk dilihat. Diluar dari setting luar negeri yang pasti cantik, pengambilan gambar saat di dalam negeripun juga tak kalah menawan gambar yang dihasilkan.


     |AUDIO| Tanpa audio yang bagus, visual yang cantikpun tak ada gunanya. Gelaran audio dari dialog hingga musik ilustrasi, berhasil dihadirkan dengan pas. Isyana Saraswati juga cocok menjadi pengisi suara original soundtracknya, suara empuknya terdengar merdu dan merasuk untuk film ini.


     |ACTING| Adinia Wirasti totally awesome!!! Chemistry antara Adinia dan Reza Rahadian memang tak ada duanya, kereng bunggg!!! Pemeran lain seperti Widyawati dan Slamet Rahardjo juga turut menyumbangkan aktingnya yang matang.


     |KESIMPULAN| Critical Eleven adalah sebuah gelaran film dengan aspek-aspek teknis yang menawan diimbangi dengan cerita dan chemistry pemainnya yang sangat bagus! Inilah poin penting dari sebuah drama romance, apalah artinya tanpa chemistry yang terasa sangat nyata, #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Critical Eleven (2017) : Kehangatan Cinta 11 Menit

     Hampir menginjak usia 2 tahun sejak buku Critical Eleven diterbitkan pada Agustus 2015, film adaptasinya telah release di 10 Mei 201...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi