Home » , , » Review Film Salawaku (2017) : Pemandangan Cantik Pulau Seram

Review Film Salawaku (2017) : Pemandangan Cantik Pulau Seram


     Film Salawaku sudah terdengar gaungnya sejak tahun 2016, semenjak film ini mulai berkeliling ke berbagai festival baik di dalam maupun luar negeri. Kehadiran Salawaku yang akan meramaikan jagad layar bioskop nasional Februari lalu, mendapati antusias yang tinggi. Walaupun memang sebelumnya pernah ada pemutaran terbatas di festival. Lalu jika film ini mampu menggaet banyak festival, apakah film ini mampu bersaing di dunia layar bioskop mainstream?


     |POSTER & TRAILER| Salah satu capture gambar yang cantik di dalam film, digunakan untuk dijadikan poster. Simpel dan sederhana, namun dengan begitu saja sudah cukup untuk membuat penonton tertarik. Penggunaan font dan perwarnaan juga menggambarkan kesederhanaan film ini, seperti tak berambisi untuk 'unjuk gigi'.


     Salawaku punya trailer yang tidak ambisius tapi mengena, dengan pemandangan yang indah, suguhan cuplikan dialog yang serius hingga celetukan yang lucu, sedikit banyak bisa menjadi gambaran film ini nantinya.


     |CERITA| Selain memiliki lokasi yang cantik, Salawaku juga memiliki alur cerita yang mengalun pelan dan cukup runcing di akhir. Penceritaan berjalan cukup santai dari awal sampai sepertiga akhir film. Konflik di sepertiga akhir itu pun tak sampai melonjak-lonjakkan emosi, namun cukup untuk membuat penonton menerung dan introspeksi. Salawaku tak sekedar film tentang perjalanan mencari saudara yang 'hilang', namun lebih dari itu. Isu tentang perempuan diangkat dalam film ini.


     |VISUAL| Tak perlu diragukan lagi, dengan dukungan lokasi yang cantik, penata cinematography yang canggih, visual Salawaku tak tertahankan indahnya. DOP mampu mengeksplore kecantikan dari Pulau Seram, Secara grading pun juga memuaskan. Penonton dimanjakan dengan landscape yang indah sepanjang film.


     |AUDIO| Sebuah karya film yang baik, tak boleh melupakan suatu unsur pun didalamnya. Salawaku pun detail dalam mengerjakan bagian audio di film ini. Walaupun memang tidak sampai se detail itu, namun Salawaku memiliki satu langkah lebih maju dari kebanyakan audio pada film di Indonesia. Secara musik ilustrasi juga Salawaku punya alunan yang indah untuk mendukung mood penonton selama menonton.


     |ACTING| Karina Salim, Raihaanun, JFlow Matulessy, Elko Kastanya, Shafira UMM, itu adalah beberapa jajaran aktor utama dan pendukung di Salawaku, and it's all good. Gak heran sampai melalang buana ke festival dan sempat mendapatkan penghargaan juga. Mereka punya kualitas akting yang baik, mereka berperan sangat natural, sehingga penonton mudah merasuk dengan masing-masing dari karakter yang mereka mainkan.


     |KESIMPULAN| Salawaku adalah film yang sangat indah secara visual, dengan kualitas audio yang menyenangkan, dan cerita yang cukup serius, namun dibawakan secara kalem. Tempo penceritaan yang cukup lambat, diatasi dengan panorama Pulau Seram yang eksotis dan kualitas akting yang baik, membuat penonton bisa merasa dekat dengan penonton. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi