Home » , , » Review Film Security Ugal-Ugalan (2017) : Lucu Ala Sketsa Komedi TV

Review Film Security Ugal-Ugalan (2017) : Lucu Ala Sketsa Komedi TV


     Sepertinya MD Pictures ingin kembali mengulangi kesuksesan dari Komedi Modern Gokil dan Komedi Gokil 2, dengan memproduksi Security Ugal-Ugalan (SUU). Masih menggunakan Indro Warkop dan jajaran pemain yang memang lucu plus sexy, SUU masih menggunakan konsep seperti film warkop, dimana berisi semacam kumpulan sketsa-sketsa lucu, dengan tambahan scene nakal. Lalu selucu apakah SUU yang merupakan film komedi?


     |POSTER & TRAILER| Para pemain SUU dipotret dengan susunan yang diatur sedemikian rupa, kemudian diberikan background tempat perang ala-ala kayak di counter strike. Padahal isi filmnya gak ada hubungan dengan backgroundnya. Warnanya ditampilkan dengan salutrasi yang cukup tinggi, sehingga membuat film ini cukup berwarna walaupun tone warna yang digunakan tidak banyak. Karena film komedi memang identik dengan warna yang colorfull.


     SUU memang sebuah film dengan banyak sketsa, begitupun di trailer di tampilkan cuplikan-cuplikan sketsa lucu sampai nakal yang ditata dengan tempo cepat. Seru.


     |CERITA| SUU merupakan film yang sangat ringan dan simpel. Gak bernafsu untuk menghadirkan rangkaian cerita film yang rumit. SUU hanya perlu menyusun sketsa-sketsa kecil dengan benang merah yang cukup halus, dengan konten yang lucu dan sedikit nakal. Komedi memang sangat bergantung pada selera dan referensi masing-masing penonton. SUU punya lawakan yang benar-benar menonjolkan hiburan saja. Cocok untuk yang lagi butuh hiburan.


     |VISUAL| Tampilan gambar SUU juga gak aneh-aneh. Gak perlu shot-shot cinematic untuk mendapatkan kelucuan. SUU punya gambar yang cukup jernih dan fokus. Anglenya standart, pengambilannya pun begitu. Effect gambarnya juga biasa aja. SUU memang fokus pada komedi saja memang.


     |AUDIO| Musik ilustrasinya ala-ala Komedi Modern Gokil, ala-ala komedi gitu. Foleynya lemah, hampir gak ada malah. Dialog juga sering tidak sinkron dengan visual, kadang telat, ataupun kecepetan. Tapi untuk urusan sound effect, banyak sekali bermunculan di film ini, yang tentunya menambah rasa lucu pada film ini.


     |ACTING| Dari sekian banyak aktor maupun aktris, Muhadkly Acho paling bersinar disini. Walaupun dari tokohnya sendiri, memang tidak terlalu memberikan tantangan yang besar, dibandingkan saat dia bermain film Catatan Akhir Kuliah. Sisanya yang masih enak ada Om Indro, Lolox, dan Sadana Agung. Dimas Beck yang tumben main jadi peran antagonis, masih kurang digarap, jadinya malah aneh, gak meyakinkan. Duo Serigala, mantab dengan 'modal besar' mereka, sisanya mending gak perlu berdialog. Oh ya, Julia Perez juga lumayan asyik, walaupun cuma sebentar.


     |KESIMPULAN| Kangen sketsa komedi ala-ala warkop? Ringan untuk ditonton? Tanpa butuh cinematic film, kerumitan cerita dan segala macemnya, film ini recommended buat ditonton. #BanggaFilmIndonesia


0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi