Home » , » Review Film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon (2016) : Lebanon Menawan Hati

Review Film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon (2016) : Lebanon Menawan Hati


     Rio Dewanto kembali meluncurkan karya filmnya. Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon, ditulis dan disutradarai oleh Benni Setiawan, yang sebelumnya menyutradari beberapa film besar seperti Endensor, Toba Dreams, hingga Waalaikumsalam Paris. Track record pemain lain pun, tak perlu di ragukan lagi, sebut saja Revalina S. Temat. Namun diluar itu semua, di film ini juga turut berakting aktris Lebanon, yaitu Jowy Khoury. Lalu bagaimanakah performa dari film ini?


     |POSTER & TRAILER| Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon (selanjutnya akan disebut Pasukan Garuda) memiliki cerita yang lekat sekali dengan militer Indonesia. Jadi sangat tepat jika sebagian besar poster, dipenuhi dengan sosok militer yang diperankan oleh Rio Dewanto dengan background langit yang menunjukkan tanah Lebanon yang 'lapang' dan tank-tank perang dibagian bawah. Agar tidak monoton, diberikan juga wajah aktris yang turut bermain, disisi bawah dengan porsi yang pas, agar tidak terlalu mencari fokus.


     Beberapa hal unik dalam film Pasukan Garuda, dimunculkan didalam trailernya. Bagaimana perawakan dari Pasukan Garuda itu sendiri, bagaimana panorama dari Lebanon, hingga kalimat-kalimat dialog yang membawa rasa penasaran akan film ini. Sebuah rangkaian yang bagus untuk sebuah trailer.


     |CERITA| Film Pasukan Garuda pintar dalam mengemas perjuangan dari Pasukan Garuda dari sudut pandang kehidupan kisah cinta dari salah satu anggotanya. Hal ini lah yang membuat penonton awam yang tak begitu suka dengan film 'perang', bisa tertarik dengan film ini, karena tema cinta. Pasukan Garuda berhasil membuat drama romance yang sangat menyentuh, yang sesekali menegang karena aktivitas 'kemiliteran' didalamnya. Film ini adalah harmoni dari semua unsur tersebut, yang bisa membuat penonton meneteskan air mata haru. Poin plus yang dimiliki film ini, adalah ending yang tak biasa. Respon penonton pun jadi beragam, ada yang suka, ada juga yang kecewa. Namun sebenarnya dengan ending yang anti-mainstream ini, membuat Pasukan Garuda menjadi lebih spesial, dan membawa ke tingkat haru yang lebih dalam. Sempat terdengar berita juga, bahwa ternyata film ini memiliki sekuel. Tapi belum tau kapan akan tayangnya. Kita tunggu saja.


     |VISUAL| Pasukan Garuda memiliki kualitas gambar yang jernih dan tajam, inilah modal yang sangat bagus. Selain itu, didukung oleh sumber daya manusia yang baik, akhirnya menghasilkan shot-shot yang cantik, angle yang menarik, editing juga rapih, continuity terjaga, untuk kelengkapan artistik pun juga meyakinkan. Pemberian effect untuk di beberapa scene, seperti bom, juga tak keliatan terlalu animasi. Pasukan Garuda bisa menampilkan kegagahan dari pasukan garuda itu sendiri, dan juga panorama Lebanon yang berbeda dengan Indonesia.


     |AUDIO| Production value pada film Pasukan Garuda memang berkualitas. Selain cerita dan visual yang oke, dari sisi departemen audiopun juga tergarap dengan sangat baik. Mulai dari dialog yang clear, foley yang detail, hingga musik ilustrasi juga berhasil memainkan emosi penonton dengan nyaman.


     |ACTING| Rio Dewanto secara fisik cocok memerankan sebagai seorang militer, didukung pula dengan kemampuan aktingnya yang bisa beradaptasi dengan berbagai sifat dan karakter. Rio berhasil menjelma menjadi Satria yang tegas sekaligus menjadi sosok yang romantis serta bertanggung jawab. Revalina S. Temat juga tak kalah kualitas aktingnya, seperti juga Deddy Mizwar. Pemeran asal Lebanon, Jowy Khoury juga berhasil membahasakan naskah kedalam karakternya, dan berhasil membuat penonton bersimpati padanya. Beberapa pemeran pendukung seperti Boris dan Yama Carlos, juga sanggup untuk memecah tawa penonton. Nice!


     |KESIMPULAN| Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon menjanjikan kualitas yang baik dari segala aspek. Baik cerita, teknis visual hingga audio, sampai ke jajaran cast yang memiliki pendalaman karakter yang kuat, film ini sangat layak untuk dinikmati. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi