Home » , , » Review Film Cinta Laki-Laki Biasa (2016) : Drama Romance Luar Biasa!

Review Film Cinta Laki-Laki Biasa (2016) : Drama Romance Luar Biasa!


     Kolaborasi antara Sutradara Guntur Soeharjanto, Script Writer Alim Sudio dan Penulis Novel Asma Nadia, memang bukan sekali ini terjalin. Masih di tahun ini, Film Jilbab Traveller: Love Sparks in Korea pun adalah hasil dari kerja keringat mereka. Kali ini, Cinta Laki-Laki Biasa (selanjutnya akan disebut CL2B) merupakan sebuah produksi film bersama Starvision yang tahun ini juga sedang giat menelurkan karya-karya keren. Lalu apakah CL2B juga salah satu diantaranya?


     |POSTER & TRAILER| Sejak kali pertama muncul, poster official CL2B langsung memikat hati. Penggunaan potret tiga tokoh utama serta empat tokoh pendukung, ditata sedemikian rupa, memang bukanlah hal baru dalam poster sebuah film. Tapi adalah warna yang digunakan pada poster CL2B yang membuatnya mempesona. Perpaduan antara emas dan ungu yang melebur bersama dengan abu-abu terlihat harmoni. Karakter font 'Cinta Laki-Laki Biasa' juga menarik perhatian dengan effect tiga dimensi berwarna emas.


     Begitupun dengan trailer CL2B yang didesain dengan pola dan struktur yang baik. Bisa menampilkan pengenalan tokoh, pemunculan konflik hingga ke titik klimaks yang pas untuk sebuah trailer. Cukup untuk membuat penonton banyak bertanya 'bagaimana kelanjutan kisah mereka?' tanpa spoiler berlebih.


     |CERITA| Sedikit banyak kalau diperhatikan secara luas, kisah cinta antara pasangan dengan tingkat ekonomi berbeda, keluarga yang tidak merestui, percecokan di keluarga saudara, kecelakaan, amnesia, dan lain-lain, adalah ramuan cerita yang sudah biasa bagi penonton orang Indonesia. Ternyata CL2B memiliki ramuan-ramuan cerita tersebut. Lalu apakah CL2B hanya berarkhir sama seperti film-film dengan ramuan tersebut? JELAS TIDAK!


     CL2B memiliki cara bercerita yang sangat 'adem'. Penceritaannya tenang, tidak terburu-buru, ritmenya pas, setiap bagian dalam film mengalir begitu saja dan berhasil mengaduk-aduk emosi penonton tanpa kesan dipaksakan. Tentu kesemuanya ini berkat script yang dikerjakan oleh Alim Sudio. Dia berhasil menyusun plot dengan enak dan menciptakan dialog-dialog berperasaan tanpa bertele-tele dalam penyampaiannya. Acungi jempol juga untuk Bunda Asma Nadia atas novelnya yang hebat. CL2B menjadi sebuah drama romance yang menyejukkan.


     |VISUAL| Sisi teknis CL2B juga merupakan salah satu part yang sangat diperhatikan. CL2B tidak menjanjikan lanscape yang indah, namun tata gambar yang dimiliki CL2B, dahsyat! Mulai dari pemilihan angle, kejernihan gambar, tata artistik, hingga editing yang keren. Treatment di CL2B adalah yang terbaik dari film kolaborasi antara Guntur Soeharjanto dan Asma Nadia.


     |AUDIO| Treatment audio juga tak kelewatan. Dialog, atmosphere, foley, hingga musik ilustrasi CL2B sangat asyik dan berhasil membuat film ini makin memiliki 'ruh'. Begitupun original soundtrack yang dinyanyikan Deva Mahenra - Cinta Sejatiku, juga begitu syahdu mengiringi film yang sangat mengharukan ini.


     |ACTING| Kesuksesan sebuah film, tidak hanya bergantung pada cerita yang menarik dan teknis yang megah, namun juga pada kualitas akting dan chemistry antar talent. Velove Vexia dan Deva Mahenra telah berhasil membius para penonton untuk terpaku selama 100an menit lebih untuk menyimak kisah cinta mereka berdua dengan senyuman dan air mata yang beberapa kali mengalir dari mata penonton. Tokoh-tokoh pembantu dalam film ini juga mampu membantu membangun aura yang dahsyat untuk memainkan emosi penontonnya.


     |KESIMPULAN| Ini adalah karya terbaik sejauh ini dari kolaborasi Guntur Soeharjanto, Alim Sudio dan Asma Nadia. Kekuatan akting beserta chemistry dari Deva Mahenra dan Velove Vexia juga turut berandil besar dalam film CL2B. Dukungan teknis yang sangat mumpuni, juga menjadi poin plus film ini. #BanggaFilmIndonesia

2 komentar:

  1. Salah satu film yang sukses bikin mewek! Good job! :)

    ReplyDelete
  2. Film yang bener bener feelnya dapet banget!

    ReplyDelete

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi