Home » , , » Review Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (2016) : Jadi Sebenernya, Siapa Penemu Amerika?

Review Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (2016) : Jadi Sebenernya, Siapa Penemu Amerika?


     Setelah perjuangan Hanum dan Rangga membuktikan bahwa dunia tidak lebih baik tanpa Islam di film Bulan Terbelah di Langit Amerika, kali ini Hanum dan Rangga kembali menguak misteri 'Apakah muslim penemu Amerika?' di filmnya yang ke dua (selanjutnya akan disebut BTDLA2). Lalu seperti apakah hasil pengungkapan fakta mereka tentang penemu Amerika yang sebenarnya?


     |POSTER & TRAILER| Formula yang digunakan dalam meracik poster, masih sama dari jaman 99 Cahaya di Langit Eropa, sampai BTDLA2. Menggunakan susunan muka dari tokoh-tokoh utama dan pendukung film, dengan tambahan latar Amerika dan bulan yang cukup memenuhi poster. Eksekusinya bagus, indah dilihat. Trailer film ini juga cukup emosional. Dengan membawa tagline besar 'Apakah muslim penemu Amerika?'. Film ini membawa rasa penasaran pada calon penonton, apalagi ditambah beberapa cuplikan adegan laga didalamnya.


     |CERITA| BTDLA2 punya jalinan cerita yang cukup beda. Jika sebelumnya Hanum dan Rangga mendapatkan porsi yang besar, namun tidak pada film ini. Selain perjalanan Hanum mencari bukti bahwa muslim China penemu Amerika, film ini fokus pada cerita keluarga Azima Husein dan Stefan yang masih gundah dengan perkara cintanya dengan Jasmine. Kedua plot cerita yang lain justru malah kuat. Sehingga fokus utama yang menjadi tagline film ini 'Apakah muslim penemu Amerika?' menjadi angin lalu, lemah dan tak fokus. Hingga akhir ceritapun, penonton tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut.


     |VISUAL| Apa yang terjadi dengan Rizal Mantovani? Visual di BTDLA2 benar-benar buruk. Gambar goyang kemana-mana. Noise dan out fokus sangat mudah ditemukan. Continuity juga tidak terjaga sama sekali, banyak gambar atau scene yang jumping. Coloring juga gak konsisten dan warnanya gak solid. Mengecewakan. Untuk urusan artistik pun begitu. Tata make upnya gak bagus, hampir semuanya terlalu tebal, gak seperti di film-film sebelumnya.


     |MUSIC| Ini salah satu departemen yang menyenangkan. Audionya bagus. Apalagi musiknya. Musik ilustratornya pintar untuk memadukan antara nuansa Amerika dan China kedalam film ini. Hasilnya pun terpadu dalam harmoni yang indah. Original soundtracknya juga keren, dibawakan oleh Acha Septriasa dan Omar dengan judul Bulan Terbelah.


     |ACTING| Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya memang sudah tak perlu diragukan lagi kualitas aktingnya, namun di film ini, selain porsi mereka yang tak banyak, continuity yang kurang terjaga, membuat performa akting mereka jadi tak terekspose baik. Rianty Cartwright, Ira Wibowo dan yang berperan sebagai anak Azima, memerankan tugasnya dengan baik. Hannah Al Rasyid dan Nino Fernandez pun juga melakukan hal yang sama. Boy William tampil cukup berbeda disini, karakternya sebagai orang China, memaksanya untuk banyak menggunakan bahasa China beserta logatnya.


     |KESIMPULAN| BTDLA2 bisa jadi menjadi film terburuk dibanding jajaran film karya Hanum & Rangga sejak 99CDLE. Tapi bukan berarti film ini tak membawa pesan yang baik. Potensi cerita di film ini sangat baik, hanya saja eksekusi penggarapannya saja yang gak pas. Pada akhirnya, penonton masih menebak-nebak apa jawaban dan pertanyaan besar 'Apakah muslim penemu Amerika?' #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi