Home » , » Review Film Ada Cinta di SMA (2016) : Teknis Cantik dari Naskah 'Settingan'

Review Film Ada Cinta di SMA (2016) : Teknis Cantik dari Naskah 'Settingan'


     CJR kembali mengeluarkan karya filmnya. Film ini bisa dikatakan sebagai karya 'perpisahan' karena salah satu personil CJR, Iqbal, akan menempuh pendidikan di luar negeri. Ada Cinta di SMA, di sutradarai oleh Patrick Effendy berada dibawah naungan Starvision. Bagaimana hasilnya?


     |POSTER & TRAILER| Posternya dengan nuansa abu-abu yang menggambarkan warnanya anak SMA. Digabungkan dengan Warna font judul berwarna emas, menjadi terlihat kontras. Menggunakan potret beberapa pemain dari ACDS, dengan tambahan effect-effect yang membuat posternya semakin meriah dan kesan anak mudanya lebih dapet.


     Trailer ACDS menarik, karena bisa menampilkan keseruan anak SMA dan beberapa cuplikan konfliknya. Beberapa soundtracknya pun, sudah dimunculkan, menambah penasaran calon penonton dengan drama musikal ini.


     |CERITA| Premis ACDS simpel. Anak SMA yang sedang 'bersaing' dengan gender lain karena suka dianggap remeh di pertarungan pemilihan OSIS hingga akhirnya terjebak dalam kasmaran, persahabatan pun goyang. Potensi ACDS sebetulnya baik, apalagi dikerjakan dalam bentuk drama musikal. Namun, sayangnya ACDS tidak didukung dengan naskah yang baik. Jalan cerita terasa settingan. Dialognya terlalu baku dan terencana. Tangga dramatik juga kurang terasa. Konfliknya masih kurang.


     |VISUAL| Departemen visual mengerjakan dengan baik ACDS. Beauty shot bertebaran dimana-mana. Anglenya juga cantik. Editingnya pas. Gambarnya jernih dan nyaman ditonton. Coloring juga enak. Mantablah.


     |AUDIO| Untuk urusan dialog, foley dan athmophere, film ACDS punya kualitas. Hanya saja, lagu-lagu yang dinyanyikan disepanjang film, terasa kurang berkarakter antara satu dengan lainnya. Jika ingin membandingkan, lagu-lagu CJR di film pertamanya lebih seru. Tapi untuk musik, kembali ke selera setiap penonton juga.


     |ACTING| Aldi, Kiki maupun Iqbal sudah pernah beberapa kali bermain di film layar lebar dengan karakternya mereka sendiri. Namun disini, mereka memainkan tokoh yang sedikit berbeda. Ternyata mereka juga cukup mampu berakting dan mengimbangi aktor dan aktris lain. Walaupun terkadang belum stabil di setiap penampilan.


     |KESIMPULAN| Secara tampilan visual dan gelaran audio, Ada Cinta di SMA, dikerjakan dengan baik. Hanya saja naskah ACDS, masih terkesan settingan. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi