Home » , , » Review Film Dubsmash (2016) : Standar tapi Menyenangkan

Review Film Dubsmash (2016) : Standar tapi Menyenangkan


     MD Pictures kembali menelurkan film remaja cinta-cintaan yang di beri label 'Dubsmash'. Padahal baru 31 Maret 2016 yang lalu, production house yang satu ini merelease film 'Beauty and The Best'. Hasilnya pun tak meledak di pasaran. Lalu apakah 'Dubsmash' yang membawa aktor Philipina 'Teejay Marquez', akan berhasil meraih banyak hati penonton?


     |POSTER & TRAILER| Posternya keren. Desain, komposisi, penggunaan font, dan ekspresi pemainnya bagus. Secara look juga enak dan nyaman dilihat. Trailernya sendiri, gak muluk-muluk, gak terlalu emosional. Namun yang bikin menarik adalah gimmick Dubsmash yang ditampilkan di trailer, bikin calon penonton jadi tau, kalau film ini gak cuma sekedar diperankan oleh artis dubsmash, namun juga ada unsur-unsur dubsmash yang di sisipkan didalamnya, menarik!


     |CERITA| Ceritanya simpel dan cukup klasik FTV. Kisah orang pacaran, kedatangan orang ketiga, salah satunya nyaman dengan orang baru ini, dan blablabla. Alurnya lurus-lurus aja. Dialognya sangat mudah ditebak. Tapi dibagian paruh akhir, ada sesuatu yang berbeda di penceritaannya, yang bikin naskahnya gak terlalu murahan. Tapi diluar semua kestandaran itu, film ini jadi begitu menarik karena bisa memasukkan unsur-unsur dubsmash ke dalam film, salah satunya di dalam dialog. Ini membuat Dubsmash punya sensasi nonton yang berbeda dan seru.


     |VISUAL| Gambarnya jernih dan tajam. Pengambilan bagus-bagus aja. Ada gimmick editing yang menarik, gambarnya jadi dinamis. Kurangnya adalah tidak ada yang terlalu spesial. Overall enak dan nyaman untuk ditonton.


     |AUDIO| Dialog terdengar jelas. Musiknya asyik. Foley lumayan, walaupun gak terlalu detail. Standart.


     |ACTING| Teejay Marquez berhasil menjadi sosok yang menyenangkan, sok bijaksana, dan bikin baper kalau dia deket-deket sama Jessica Mila. Kalau Verrel Bramasta yang jadi Marvel, masih kaku aktingnya, entah memang naskahnya seperti itu atau gimana, tapi dialognya dia sering banget diawali pakai kata 'loh'. Yang sebenernya bisa dia improvisasi. Ekspresi wajah dan gesturenya juga masih kaku.
     Sedangkan Jessica Mila juga meyakinkan jadi sosok Elsa yang kagum dengan Teejay. Walaupun terkadang chemistry keduanya belum terlalu hangat, namun di beberapa adegan, mereka bikin para remaja baper. Oh ya, ketiga pemeran utama dan beberapa pemeran pembantu, telah berhasil terlihat cemerlang. Namun kalau diperhatikan detail, extras atau pemain yang suka lewat di belakang, sangat berbeda looknya, ini lumayan bikin salah fokus, hehe.


     |KESIMPULAN| Film Dubsmash bisa dibilang biasa aja secara teknis maupun cerita. Namun diluar itu, film ini sangat menyenangkan dan seru. Tentunya kalau kamu nonton film ini, jangan pasang ekspektasi seperti nonton film kelas A. #BanggaFilmIndonesia

2 komentar:

  1. Biarpun pemainnya ganteng ganteng, tapi aku kurang antusias sama film ini.
    Tapi posternya memang keren kok. Enak dipandang. Pas komposisinya. :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, kalau aku lebih tertarik sama Jessia Milanya, haha =D
      Karena aku pribadi suka dance, jadi liat film ini, seneng aja gitu, haha, walaupun bukan film dance.

      Delete

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi