Home » , » Review Film Komedi Gokil 2 : Komedi Alay

Review Film Komedi Gokil 2 : Komedi Alay


     Cukup mengejutkan, belum ada genap satu tahun semenjak Komedi Modern Gokil pada September 2015, udah ada aja sekuelnya, Komedi Gokil 2. Hal ini termasuk wajar, mengingat film 'biasa' dari MD Pictures ini, mendapat respon yang cukup baik waktu itu, walaupun kualitas Komedi Modern Gokil .... hanya 'seperti itu'. Tapi apakah Komedi Gokil 2 bisa belajar dari kekurangan kakaknya?


     |POSTER & TRAILER| Posternya masih identik dengan film yang pertama. Gak terlalu berubah jauh. Masih tetep aja gak terlalu menarik, selain Om Indro jadi 'bahan marketing' dari poster ini. Bagaimana tidak, porsinya 1/3 bagian tersendiri. Lalu muka-muka pemeran lain, jadi 'tim hore' di poster aja.


     Trailerpun begitu, tidak ada perkembangan yang baik. Selain keunggulannya adalah mengeluarkan beberapa punchline di film untuk menarik perhatian calon penonton. Tapi secara susunan, hanya ala kadarnya.


     |CERITA| Gaya-gaya penceritaannya masih ala Warkop DKI. Gak jauh beda juga polanya dengan Komedi Modern Gokil. Komedinya juga 'komedi buatan' banget. Beberapa lucu natural dan bener-bener lucu. Tapi beberapa juga terlihat maksa lucunya. Yang perlu jadi perhatian, film ini seperti dua film dijadikan satu, kenapa? Karena ada satu konflik masalah besar yang sudah diselesaikan di tengah film, yang membuat penonton mengira film sudah selesai, ternyata ada konflik lagi. Overall, ceritanya menghibur dan komedinya jauh lebih baik dari Komedi Modern Gokil.


     |VISUAL| Biasa aja gambarnya. Pengambilan juga gak bagus. Visual hanya sekedar memenuhi kebutuhan penonton mengikuti cerita. Estetikanya tidak ada. Walaupun ada usaha untuk itu, tapi semua itu hanya sampai pada niatan aja, eksekusinya standart.


     |AUDIO| Musik ilustrasinya pake irama-irama ala Warkop, pakai soundtracknya yang sama seperti film pertama, dan kedua hal ini membuat film ini terasa cukup dekat dengan penonton. Gak terlalu spesial juga. Sebatas audionya bisa didengar. Gak sampai ke detail.


     |ACTING| Jajaran aktor gak terlalu banyak berubah. Pemeran utama masih dipegang Indro Warkop dan Maya Wulan yang sudah klop sampai film kedua ini. Walaupun memang greget chemistrynya masih kurang dramatis sebenernya. Selain itu masih ada Boris Bokir yang masih bermain disini. Penampilannya semakin bagus aja. Udah dapet flownya untuk film ini.


     Muhadkly Acho yang bermain sangat epic di film Catatan Akhir Kuliah, hanya bermain 'apa adanya' di film ini. Hal inipun juga terjadi pada pemain lain di sini. Entah mungkin karena kurangnya dibangun penguatan karakter dari tiap tokoh atau apa, kurang tau. Tapi secara keseluruhan, cukup bisa dinikmati.


     |KESIMPULAN| Komedi Gokil 2 telah berhasil melampaui kakaknya, Komedi Modern Gokil, dari secara komedinya. Walaupun secara teknis, cerita, maupun keaktoran, gak ada perkembangan yang begitu berarti. Semoga di Gokil 3, sektor-sektor yang lemah bisa diperbaiki. Pasti film ini bakal jadi jauh lebih dahsyat. #BanggaFilmIndonesia

2 komentar:

  1. wkt sy liat trillernya gaya lawak dah ketinggalan jaman masih aja dipake....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena film ini memang mengadaptasi gaya komedi warkop, mungkin ketinggalan jaman, ada masih banyak juga kalangan yang menikmatinya. Buktinya film pertama laris, yang keduapun juga masih laris. #BanggaFilmIndonesia

      Delete

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi