Home » , » Review Film Ada Apa dengan Cinta 2 (2016) : Menarik tapi Tanggung

Review Film Ada Apa dengan Cinta 2 (2016) : Menarik tapi Tanggung


     Setelah 14 tahun lamanya 'Ada Apa dengan Cinta' mengendap di setiap hati penontonnya. Kini kehadiran 'adiknya' yang sangat dinantikan, muncul juga ke permukaan, selamat datang 'Ada Apa dengan Cinta 2'. Masih dengan formasi pemain yang sama, namun AADC 2 digarap oleh Sutradara Riri Riza. Yang notabene AADC dikerjakan oleh Rudi Sudjarwo. Lalu apakah AADC 2 bisa memenuhi kehausan penonton akan kerinduan mereka?


     |POSTER & TRAILER| Poster AADC 2 identik dengan AADC pertama, dan ini konsep yang menarik. Menukar posisi Cinta dan Rangga dari poster lama, kemudian di terapkan pada poster AADC 2. Mungkin kalau 14 tahun lagi ada AADC 3, posternya akan menunjukkan Rangga dan Cinta saling bertatapan *berhayal*.


     Trailer AADC 2 menjadi sangat fenomenal karena dialog 'Rangga yang kamu lakukan ke saya itu jahat.' diluar itu, trailernya berjalan biasa. Dibilang menarik, iya, tapi dibilang spesial sih enggak.


     |CERITA| Berawal dari reuni persahabatan, trip to Jogja, kemudian secara gak sengaja Cinta 'reuni hati' juga dengan Rangga, yang secara kebetulan juga ada di Jogja. Cerita yang dibuat manis, menarik, seru sampai 80% cerita berjalan, selebihnya tanggung. Gaya penceritaan AADC 2 ini, suka banget tidak menampilkan adegan-adegan krusial, yang bisa sangat bagus kalau digarap bagus, dan bisa sangat buruk ketika gagal mengeksekusinya, namun AADC memilih untuk tidak menceritakannya.


     Gaya penceritaan seperti itu, bisa dibilang unik dan cukup seru untuk terus mengikuti filmnya sampai 80% cerita berjalan. Berharap bagian ending akan dijabarkan dengan gamblang dan dramatis. Namun AADC 2 hanya mengakhiri kisahnya dengan 'begitu mudah' dan kalah dramatis romantis dibanding adegan-adegan sebelumnya. Jadi kesannya tanggung. Mungkin tanda-tanda akan ada AADC 3 ... 14 tahun lagi?


     |VISUAL| Secara keseluruhan kualitas gambarnya baik, jernih, enak dipandang, pengambilan angle enak, walaupun ada beberapa kondisi yang gambarnya agak shaking di kondisi film yang lagi tenang, jadi sedikit menganggu. Stock shot di film ini juga banyak, jadi penonton gak disuguhin gambar berulang walaupun hanya sekedar establish aja.


     |AUDIO| Dialog di dubbing dengan cukup rapih, musik ilutrasi Melly Goeslaw dan Antoe Hoed keren punya, termasuk semua soundtracknya yang easy listening, foleynya juga detail, rapih dan juga natural, gak berlebihan, memuaskan.


     |ACTING| Kematangan akting dan chemistry diantara Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo sudah terbukti dari AADC 14 tahun lalu. Hingga saat ini terus terjaga, semakin baik, dan kedewasaan mereka dalam berakting juga sudah terlihat. Tokoh Rangga benar-benar melekat dengan Nicholas, begitu juga Cinta yang identik dengan Dian Sastro. Melalui kepandaian merekalah, penonton bisa sampai berempati dan ikut-ikutan 'baper'.

     Sahabat-sahabat Cinta disini, ada Adinia Wirasti, Titi Kamal, Sissy Precillia juga berperan dengan kekuatan karakternya masing-masing tokoh yang tetap terjaga. Kualitas akting mereka juga semakin matang. Asyik semualah. Termasuk pemeran pendukung-pendukung lainnya.


     |KESIMPULAN| Penonton AADC 1 maupun penonton baru AADC 2 sepertinya akan tetap merasakan manisnya film ini. Dengan segala kekuatan teknis yang dimiliki, keunikan gaya penceritaan, dan kualitas aktor-aktrisnya yang gak perlu diragukan lagi. Ada Apa dengan Cinta bisa menjadi tontonan yang 'horor' bagi yang jomblo ngenes, haha, bercanda. Yaa walaupun AADC 2 tetap menyimpan 'rasa tanggung' yang menyelipkan rasa kecewa yang timbul setelah menontonnya. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi