Home » , , » Review Film Talak 3 (2016) : Drama Mengharukan dengan Tempo Cepat Berkomedi

Review Film Talak 3 (2016) : Drama Mengharukan dengan Tempo Cepat Berkomedi


     Sebuah film dengan jajaran aktor dan aktris ternama, Laudya, Vino, dan Reza. Sutradara yang handal, Hanung dan Ismail. Production house besar, sekelas MD Pictures. Lalu apa yang kurang dari Talak 3 untuk memikat penonton?


     |POSTER & TRAILER| Mungkin sekarang lagi musim kali ya? Poster dengan tipe 'polos' kayak gini. Kemaren Desember, film Ngenest juga gini, gak lama lagi, Beauty and The Best juga. Desain simpel gini sebenarnya menarik, tapi kalau hampir semua film menggunakan teknik yang sama, lama-kelamaan jenuh juga. Tapi diluar itu semua, bagus kok posternya.


     Trailernya cukup menarik. Walaupun memang, filmnya masih menyimpan 'kejutan' lebih banyak dibanding trailernya. Tapi ini jadi poin baik juga, karena Talak 3 gak kebanyakan spoiler dan akhirnya mengganggu pengalaman nonton.


     |CERITA| Sukanya Talak 3 adalah tempo penceritaan yang cepat. Sehingga penonton tidak punya kesempatan untuk fokus pada hal lain. Hal yang menarik, Talak 3 bisa memutar balikkan emosi penonton, dari senang ke sedih, saat sedih jadi ketawa, dan juga emosi-emosi lainnya. Komedinya segar dan pastinya drama yang begitu menyentuh dihadirkan oleh Talak 3. Jalan cerita yang kompleks dan tidak mudah ditebak.


     |VISUAL| Gaya pengambilan gambar pun turut bertempo cepat dan cenderung 'to the point'. Gak bertele-tele sekedar menghabiskan durasi, menikmati keindahan Kota Jogja. Namun Talak 3 benar-benar memanfaatkan durasi yang dia punya dengan sebaik-baiknya. Gambarnya enak dan nyaman dilihat. Pengambilannya juga beberapa menunjukkan keunikan.


     |AUDIO| Musik ilustrasinya bagus. Bagaimana menempatkan saat butuh komedi, saat mengharukan, tegang, maupun saat diam, timingnya pas. Untuk foley juga detail, dialog juga natural.


     |ACTING| Reza Rahadian, Laudya Cintya Bella dan Vino G. Bastian, harus standing appaluse untuk kalian bertiga yang menunjukkan akting sebegitu total, bernyawa dan berhasil merebut empati penonton. Salut sama kalian. Selain tiga jajaran aktor utama ini, banyak pemain-pemain pendukung yang juga sukses mengantarkan film ini menyampaikan pesan dari film ini.


     |KESIMPULAN| Talak 3 ini menjadi paket lengkap untuk menghibur dengan komedinya, drama romantis yang dewasa mengharu-biru, dengan kualitas cerita yang sangat matang, plus jajaran aktor dan aktris yang sangat kuat, mengantarkan film ini menjadi tontonan yang indah. #BanggaFilmIndonesia

8 komentar:

  1. reviewnya sesuai yang kurasain.. baru semalem nonton, memang kereenn filmnya, gak mudah ditebak dan banyaaak kejutan. bisa ngakak tapi juga ada melow nya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, seru memang. Gaya-gaya komedi yang Hanung banget dan drama yang Ismail banget, digabungin jadi 'sesuatu'

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  2. reviewnya sesuai yang kurasain.. baru semalem nonton, memang kereenn filmnya, gak mudah ditebak dan banyaaak kejutan. bisa ngakak tapi juga ada melow nya. :)

    ReplyDelete
  3. aku juga semangat buat ngereview ini :D tp nggak sebagus review punya mas sih hehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Review dooong, nanti pasti aku baca. Aku dikasih linknya ya, oke?

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  4. Baru nonton tadi malem.
    Seisi bioskop dibuat ketawa. Tapi masuk paruh kedua berubah jadi mengharukan.
    Seperti menonton 2 film. Komedi dan drama romantis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju! Bisa sampai merubah mindset penonton kalau film komedi juga bisa punya drama yang kuat mengharukan.

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  5. Oke. Lanjutkan review film Indonesia nya Gan.
    Ane rajin baca review nya.
    Film Indonesia memang ane utamakan nonton di bioskop.
    Karena jadwal rilis dvd nya ga jelas dan ga pasti.

    ReplyDelete

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi