Home » , » Review Film Black Honeymoon (2015) : Gak Spesial, Lumayan Menghibur

Review Film Black Honeymoon (2015) : Gak Spesial, Lumayan Menghibur


     Satu lagi film dengan genre thriller muncul di Indonesia, yaitu Black Honeymoon. Tentunya film ini juga punya daya tarik tersendiri, dibanding genre sejenis, aku pikir karena dia membawa moment 'honeymoon' yang semestinya indah, menjadi petaka. Tapi apakah ini aja cukup membuat penonton terhibur?


     |POSTER & TRAILER| First impression aku lihat poster ini, malah kayak film action, dan gak niat buat 'poster' yang sebenarnya. Karena dia sepertinya cuma screenshot, dan pasang tampang aktor-aktrisnya gak sesuai porsi, fokus utama malah ke Raffi Ahmad, padahal pemeran utama prianya Hengky Kurniawan. Pemeran utama, Hengky dan Dian seharusnya memang menjadi point of interest, kalaupun mau menunjukkan pemerannya. Tapi memang kesan 'apa adanya' sudah terasa. Tapi kalau trailer, cuplikannya mantab, cuma effect-effect graphics agak berlebihan, yaaa ini selera sih.


     |CERITA| Premisnya bagus, 'niat' pembuat film untuk membuat twist juga bagus. Namun sayang, mungkin karena kurang stock shot atau untuk alasan apapun, pengulangan gambar itu menyebalkan, apalagi untuk durasi yang panjang. Karakter dari setiap tokoh juga kurang matang, semua itu terlihat dari motivasi dalam bertindak. Terkadang juga cast sering miss karakter, jadi terkesan plin-plan. Naskah juga kaku, penataan bahasa tutur kurang diperhatikan.


     |VISUAL| Angle-angle shot yang diambil hampir semuanya beauty, dan itu indah! Sayang banyak gambar gak fokus, padahal itu ngambilnya close up, tapi blur, kan jadi kesel sendiri, haha. Editan ada yang beberapa frame agak berlebihan, kayak zoom in, 'jeng-jeng', yang juga cukup membuat..... awkward moment penonton yang liat, atau mungkin cuma aku yang sadar.


     |AUDIO| Suara dialog kurang jernih, pecah kalau pas teriak atau nada tinggi, musik ilustrasi mantab jump scarednya, foley standart, selain itu normal-normal aja.


     |ACTING| Applause untuk Hengky Kurniawan bisa membagi tubuhnya atas banyak pekerjaan di film ini dan dia masih bisa bermain total, walaupun sayangnya karakter yang kurang kuat dari naskah, membuat dia terlihat kurang maksimal. Begitu juga dengan Dian Widayanti, aktingnya bagus. Sedangkan untuk Raffi Ahmad, karena dia cuma bentar, jadi mungkin yaaa wajar kalau biasa aja. Sedangkan Nikita sih bagus, cuma 'pura-pura' main biolanya gak alami. Terry yaa boleh lah, menunjang cerita.
\

     |KESIMPULAN| Keliatan sih 'jualan' marketing film ini tuh Raffi Ahmad, padahal Hengky Kurniawan dan Dian Widayanti lah yang berhak untuk di letakkan dijajaran depan promo film ini. Secara umum, film ini layak untuk ditonton, menghibur, memberikan senam jantung alias mendebarkan, dan membuat penonton jadi mikir, 'seperti apa honeymoonku kelak?' hahaha. #BanggaFilmIndonesia

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi