Home » , » Review Film Cai Lan Gong (2015) : Cerita Mantab tapi Teknis Kurang

Review Film Cai Lan Gong (2015) : Cerita Mantab tapi Teknis Kurang


     Film Indonesia yang direkam pakai kamera smartphone pertama di dunia dengan resolusi 4K, inilah Cai Lan Gong. Terdengar sangat seru 'promo' film ini, ditambah lagi prestasi masuk rekor MURI, dan premis cerita yang unik. Film ini digarap oleh David Poernomo yang juga membuat Film Mall Klender (The Mall), jadi daya tarik juga untuk nonton film ini.


     |POSTER & TRAILER| Posternya bagus, tapi terasa agak 'kosong'. Sepertinya karena point of interestnya agak membingungkan, apakah gerbangnya, kuburannya, atau keranjangnya? Kalau trailernya sih biasa, gak terlalu spesial, dan sebenernya masih bisa lebih bagus kalau cuttingnya lebih pas.


     |CERITA| Cukup kompleks ceritanya, tapi justru kerumitan itu yang bikin seru. Walaupun memang jadinya banyak slot dialog yang sengaja di buat untuk 'menjelaskan' plot cerita, tentu ini untuk mempersingkat durasi dan memastikan penonton lebih mudah mencerna. Cerita berjalan dengan nyaman, dan sudah dibawa tegang dari awal. Apalagi dengan sosok kakek yang mati, dan hantu gerbang yang keren banget penampilannya. Cuma sayang banget, irama film ini semakin kebelakang justru semakin turun horornya dan semakin lucu. Apalagi ditambah adegan-adegan akward dan animasi effect yang mmmm....


     |VISUAL| Pas liat trailer di youtube, keliatannya gambar bagus, tapi pas di layar lebar, gambarnya jadi blur-blur gitu, dan gak jernih. Sayang, bakal lebih bagus kalau film ini digarap bukan dengan smartphone. Banyak efek-efek visual yang lucu atau pengambilan insert visual yang niatnya biar bagus, tapi jatuhnya aneh, bahkan lucu. Tapi diluar itu semua, acungi jempol buat film ini, udah berani buat inovasi shooting film layar lebar pakai smartphone, keren!


     |AUDIO| Sejak awal film, aku sudah hafal kalau musiknya pasti yang buat David Poernomo. Karena beberapa sudah pernah dipakai di Film 308 dan Oo Nina Bobo, dan mungkin film lain juga. Overall sih bagus, sound-sound kagetnya juga keren, cuma yaaa buat aku jadi gak fresh.


     |ACTING| Ineke Valentina (Eileen) dan Anthony Xie (Chandra) berakting dengan bagus dan natural, walaupun ada beberapa part yang gak alami. Putri Ariani (Mary) dan Rezca Syam (Rhama) juga berperan bagus, begitu juga yang jadi Akung (Ronny P. Tjandra) dan An Yi bagus, apalagi pas jadi arwahnya.


     |KESIMPULAN| Premis cerita mantab, visual lumayan mengecewakan, audio gak fresh, akting bagus, dan yang bikin kagum itu sosok hantu yang muncul disini sangat keren! Film Cai Lan Gong ini cocok buat nemenin kamu ngerayain halloween tahun ini. #BanggaFilmIndonesia


0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi