Home » , » Review Film Komedi Moderen Gokil (2015) : Komedi Ala Warkop Gagal

Review Film Komedi Moderen Gokil (2015) : Komedi Ala Warkop Gagal


     Pertama kali tau Film Komedi Moderen Gokil masuk di jajaran film coming soon, perkiraanku ini bukan film yang 'menjanjikan'. Mulai dari judul filmnya yang aneh, bukan selayaknya judul film, kostum yang dikenakan pemain di poster juga 'beda', dan banyak hal janggal lain. Tapi dengan 'julukan' komedi warkop yang 'baru', jadi nilai tambahan buat alasan nonton film ini. Tapi apakah film ini bisa sesuai ekspektasi?


     |POSTER & TRAILER| Standar dan cenderung aneh malah. Mungkin karena dari judulnya aja, gak menunjukan gambaran dari jalan ceritanya, jadi si poster juga 'bingung' mau berorientasi kemana. Film warkop aja masih punya judul yang seperti judul film sesungguhnya. Kalau untuk trailer sih sebenernya seru, dan cukup membuktikan ke penonton kalau ini memang film dengan cara berkomedi ala warkop, seru.


     |CERITA| Sejak pertama mulai, film ini sudah berniat untuk menjadi film komedi sejati ala warkop, tapi sejak awal juga rasanya nanggung semua. Lelucon yang ditawarkan hampir semuanya hambar, kalaupun sesekali ada yang lucu, ketawanya enggak lepas juga. Gaya penceritaan juga warkop banget, ada pemuda-pemuda 'lucu', orang tua galak, cewek-cewek sexy, ke pantai, dan hal-hal lain, sebenernya bakal seru banget kalau memang diseriusin produksi ini. Sayang jadinya, semua serba nanggung.


     |VISUAL| Sebenernya banyak angle yang menarik dari film ini, tapi sayang banyak gambar yang jelek juga, karena 'animasi' gagal yang ditampilkan, entah apa maksudnya, mungkin karena kurang budget. Gak terlalu spesial sih tampilannya, sederhana, gak aneh-aneh gambarnya.


     |AUDIO| Musik ilustrasinya juga ternyata ala-ala warkop juga, lumayan bagus lah. Lagu-lagu soundtracknya bagus juga. Dubbing kadang pas, kadang gak sinkron dengan mulut pemainnya. Soundeffectnya masih sepi, bakal lebih seru kalau banyak sebenernya buat mendukung komedinya.


     |ACTING| Dodit sama Boris hambar aktingnya dan akhirnya komedinya garing juga. Entah karena naskah yang kurang bagus, mereka yang terbatas oleh naskah, atau memang kemampuan akting mereka yang belum bisa mengikuti tuntutan naskah. Mengecewakan.


     Kalau Kartika Putri sama pemain lainnya termasuk Om Indro Warkop, bermain bagus sebenarnya, tapi memang kualitas naskahnya kurang 'berjiwa'. Sehingga setiap dialognya seakan hanya terucap tanpa makna yang sampai. Untuk Duo Serigala, hehe, mereka tampil biasa aja secara akting, tapi kehadiran mereka memberikan adegan yang cukup seru.


     |KESIMPULAN| Niatnya sih bagus, buat film komedi ala warkop, tapi sayang film ini terasa sangat hambar, padahal potensinya bisa menjadi besar jika digarap lebih serius lagi. Kemasan warkopun juga diterjemahkan di film ini jadi 'jadul' padahal bisa dibuat lebih modern, seperti judulnya. Tapi diluar itu semua, ada sisi yang bisa kamu nikmatin dari film ini, apa itu? Tonton sendiri aja #BanggaFilmIndonesia


11 komentar:

  1. Wah sayang yaaa kalau serba nanggung. Apa lagi film berbau komedi gitu :(
    Kalau aku sih bulan September ini cuma nonton film Bidadari Terakhir. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sayang sekali memang 😦

      Komedi memang berat, karena setiap kalangan juga memiliki 'sense' komedinya masing2

      Wuaaa, aku malah belum nonton itu 😅

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  2. Emang indro tuh gadwarkopo lucu lawakannya,,apalgi karaktkarakterraktera jelas,ambigu dulu logat medan,sekarang tegal,garing!!

    ReplyDelete
  3. Emang indro tuh gadwarkopo lucu lawakannya,,apalgi karaktkarakterraktera jelas,ambigu dulu logat medan,sekarang tegal,garing!!

    ReplyDelete
  4. Emang indro warkop tuh ga lucu lawakannya,,apalgi karakternys ga jelas,ambigu dulu logat medan,sekarang tegal,garing!!

    ReplyDelete
  5. Emang indro warkop tuh ga lucu lawakannya,,apalgi karakternys ga jelas,ambigu dulu logat medan,sekarang tegal,garing!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa kesannya jadi dipaksakan. Dari naskahnya juga kurang, akhirnya jadi serba nanggung.

      Yuk terus apresiasi film Indonesia
      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  6. gak lucu, banyak yg plagiat. mulai adegan nelpon di bus, boris berdiri di samping sedan mewah, lift yg di dalamnya tangga, pas di lift ada cewek buka baju, yg beha kartika di curi sewaktu berenang, sewaktu duo susu kentangnya ketutup semangka. smua plagiat ada di utube. payah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Besok coba kita bandingkan dengan Warkop DKI Reborn garapan Anggy Umbara, terlihat sangat meyakinkan :)

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  7. Emang film payah, masih lucu film my stupid bos yg tidak ada pelawaknya,,kalo kata saya penulis naskahnya ga cerdas,indro jg ga lucu garing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Besok coba kita bandingkan dengan Warkop DKI Reborn garapan Anggy Umbara, terlihat sangat meyakinkan :)

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi