Home » , , » Review Film Lamaran (2015) : Gagal Melamar Penonton

Review Film Lamaran (2015) : Gagal Melamar Penonton


     Film Lamaran, hadir dengan genre drama komedi romantis, dan memiliki tema yang sudah sering diangkat oleh sang sutradara, Monty Tiwa. Untuk aktris utama, dipercayakan ke Acha Septriasa yang sudah jelas performanya pada Film Test Pack di tahun 2012, dan Reza Nangin untuk bagian aktor utama. Apakah ini jadi 'lamaran' yang baik untuk meminang hati penonton?


     |POSTER & TRAILER| Bagus, lucu, unik, sederhana, tapi terlalu polos untuk sebuah poster film. Gayanya tidak jauh beda dari poster film punya Monty Tiwa sebelum-sebelumnya, tapi ini yang paling simpel, hanya full photo dan diberi tulisan. Trailernya juga terlalu polos. Memang membuat penonton tertarik buat nonton, tapi sayangnya beberapa bagian leluconnya, udah dibocorin.


     |CERITA| Dangkal. Tidak ada kedalamannya cerita film ini. Tidak disampaikan secara jelas motivasi dari setiap kejadian yang ada dan juga penguatan karakter tokohnya lemah. Mulai dari Tiar dengan kehidupan pengacaranya hanya sebagai predikat saja, kasus yang ditanganinya pun, terkesan hanya melengkapi cerita saja. Keterlibatan koruptor yang kasusnya dipegang Tiarpun, terlihat hanya seadanya. Kehadiran Aan dalam ceritapun dipertanyakan, kenapa akhirnya dia yang terpilih. Akhirnya dampak dari lemahnya cerita, film ini rasanya hambar, penonton tidak mendapatkan emosi yang seharusnya dirasakan.


     |VISUAL| Pada dasarnya gambar yang dihasilkan jernih, walaupun ada beberapa insert gambar establish yang kualitasnya berbeda, jadinya sedikit jumping. Tapi sayangnya angle pengambilan gambarnya standart, tidak ada yang aneh-aneh.


     |AUDIO| Kasusnya audio juga seperti visual, standar aja. Dibilang enak didenger, ya enak, tapi biasa aja, gak spesial. Entah musiknya, sound effect, atau dari dubbingnya.


     |ACTING| Acha Septriasa sudah biasa mendapatkan peran seperti Tiar, di film-film sebelumnya. Performanya memang sangat baik, tapi akhirnya, terkesan udah template, gak ada bedanya sama film-filmnya yang lain. Poin bagusnya di film ini, Acha berhasil menjadi warga Batak. Buat Reza Nangin penampilannya pas, tidak berlebihan. Reza memang cocok memerankan Aan dengan karakternya yang seperti itu.


     Pemeran lainnya seperti Arie Keriting, Sacha Stevenson, Cox Simbara, Mak Gondut, Wieke Widowati, Mongol Stres, Restu Sinaga, Dwisasono dan pemain lainnya, tampak kurang maksimal. Mungkin karena memang dari naskahnya sendiri kurang membuat karakter yang kuat. Sehingga tiap aktor maupun aktris, seperti tidak memiliki ruh. Pemain pembantu yang terlihat paling menonjol adalah Sacha Stevenson, dia setidaknya memiliki ruh di film ini yang berbeda daripada film lain yang dia mainkan.
   

     |KESIMPULAN| Kalau kamu mengira film ini akan sekeren Operation Wedding, nampaknya kamu harus menurunkan ekspektasimu. Karena dari sisi cerita film ini lemah. Namun jangan khawatir, Film Lamaran bisa menjadi alternatif hiburan yang membuatmu tertawa dan sedikit melupakan penat dengan leluconnya yang dibungkus audio-visual yang bisa kamu nikmati. #BanggaFilmIndonesia

2 komentar:

  1. jujur sebenarnya gx lucu sama sekali..... dah nonton.... hambar.... gx da ruh yg kuat di ceritanya............. mending nonton trailer nya aja.... lebih bgs... lebih lucu.... sayang bgt karna pemainnya bgs2 tapi kualitas jalan ceritanya gx kuat bgt... gx jelas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa setuju, padahal ekspektasi dengan trailer dan pemain yang keren-keren, tapi ternyata kecewa yang didapat.

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi