Home » , , » Review Film Comic 8 Casino Kings Part 1 : Serunya Comic Main Action dengan CGI

Review Film Comic 8 Casino Kings Part 1 : Serunya Comic Main Action dengan CGI


     Semenjak Film Comic 8 di tahun lalu begitu sukses, 10 hari pasca mulai tayang, sekuelnya sudah mulai dipikirkan, ini merupakan langkah awal yang baik. Tentunya film bagus yang sukses, dinantikan sekuelnya (jika ada) oleh para penontonnya. Namun yang bahaya, ekspektasi penonton yang tinggi, bisa jadi dukungan sekaligus ancaman besar bagi film tersebut. Tapi apakah Comic 8 : Casino Kings Part 1 mampu menjawabnya?


     |POSTER & TRAILER| Satu kata untuk posternya, keren! Proporsionalnya, figurnya, efeknya, pemilihan foto, tata letak, kesinambungan dengan tema, semua dipikirkan secara begitu glamour. Begitu juga dengan trailer, terlihat cukup simpel, namun konsep yang dibawanya, begitu kuat. Scene yang ditampilkan juga bisa membuat calon penonton gelisah untuk segera nonton film ini.


     |CERITA| Ini memang bener-bener yang disebut film sekuel. Ketika sedikit banyak masalah di film pertama dibawa ke film ke dua ini, bukan hanya membuat cerita baru kelanjutannya, tapi ada masalah lama yang diungkit lagi. Sejak film yang pertama, alur ceritanya maju-mundur, atau istilahnya twist. Terkadang untuk beberapa film, jadi absurd dan susah dicerna, tapi di Casino Kings, twistnya bikin seru, greget, dan buat penonton semakin penasaran ngikutin filmnya. Setiap detail cerita dipikirkan secara matang. Konflik utama didukung konflik-konflik kecil yang sukses memainkan emosi penonton semenjak awal film. Apalagi ini film yang dibagi 2 part, susah membuat penonton untuk menonton kelanjutannya, tapi sepertinya Casino Kings Part 1 bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.


     |VISUAL| Coloring yang unik dan nyleneh, itulah karakter dari film bikinan Anggi Umbara.  Setelah bereksperimen di Comic 8 yang lalu, Anggi nampaknya sudah menemukan 'warna yang pas' untuk Casino Kings ini. Dilihat lebih nyaman dan asyik. Masalah angle kamera, cuting dan lainnya, gak perlu diraguin lagi sejak Comic 8, udah keren banget. Nah, yang beda di Casino Kings, banyak menggunakan efek CGI (Computer Generated Emagery) yang bagus, terlihat hampir nyata, padahal teknologi CGI di Indonesia masih tergolong baru. Sama sekali tidak mengganggu, walaupun terkadang ada beberapa efek yang kurang sempurna, itu sangat bisa dimaafkan oleh efek-efek keren lainnya.


     |AUDIO| Gak main-main memang perencanaan fillm sebesar Casino Kings ini, selain visualnya keren, sektor audio juga tidak dilupakan. Suara dialog jelas, foley detail, efek juga mantab, musiknya seru, dan soundtrack juga asyik. Audionya bisa memainkan emosi penonton sesuai waktunya.


     |ACTING| Terlalu banyak aktor dan aktris yang bermain di film ini kalau mau di review satu-persatu. Dimulai dari 8 comic aja ya, semua bermain keren. Lebih dari pada di film yang sebelumnya. Selain ekspresi dan dialog yang makin matang, aksi laga yang mereka bawakan juga bagus, latihan mereka begitu keras pasti. Cuma di comic yang selain 8 inti, performanya ada yang baik, yang biasa, dan ada yang kurang. Tapi yang jelas yang paling menonjol lucunya itu Uus, salut buat dia!


     Prisia Nasution adalah sosok yang baru muncul di seri ini. Penampilannya sungguh menakjubkan! Seolah-olah dia memang interpol dari Singapore yang jago action. Totalitas aktingnya membuat setiap yang dilakukannya terlihat seperti sesungguhnya, salut! Sophia Latjuba juga diawal penampilannya, berhasil membuat penonton beranggapan, memang dia lah "The King", walaupun dia belum banyak muncul di Part 1 ini.


     |KESIMPULAN| Film komedi dengan pemeran yang begitu banyak, action nyata yang banyak, efek CGI yang menakjubkan, cerita yang tergarap matang dengan twist, merupakan kemajuan pesat dari perfilman di Indonesia. Lalu apalagi alasan untuk tidak menonton film ini? Yang jelas, pastiin setelah nonton Part 1 ini, kamu nonton yang Part 2. Karena sejatinya mereka adalah satu rangkaian cerita. #BanggaFilmIndonesia


0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi