Home » , , » Review Film Catatan Akhir Kuliah (2015) : Gokil, Kocak, Seru, Gila!

Review Film Catatan Akhir Kuliah (2015) : Gokil, Kocak, Seru, Gila!


     Film dengan tema yang memiliki kedekatan dengan penontonnya, pasti akan membekas lama di hati, seperti Film Catatan Akhir Sekolah di tahun 2005. Sempat dikira sekuel dari CAS, hadirlah sebuah film dengan judul Catatan Akhir Kuliah, yang sebenarnya adalah adaptasi dari novel dengan judul yang sama. Novel CAK ditulis oleh Sam Maulana, dan film CAK di sutradarai oleh Jay Sukmo. Apakah Film CAK mampu membuat catatan di hati penonton?


     |POSTER & TRAILER| Konsepnya matang, terlihat dari komposisi tiap aktornya memiliki porsinya masing-masing, bukan hanya menampilkan tokoh utama saja, tapi juga pemeran pendukung. Pemilihan font, warna, pernak-pernik poster juga terasa menyatu dengan tema film ini sendiri. Poster keren ini berhasil mewakili isi dari Film CAK. Kalau trailernya, seru dan bisa memberikan sedikit bocoran keseruan dari film ini.


     |CERITA| Film ini mengena banget di penonton! Buat mahasiswa, apalagi matelu (yang belum nonton filmnya, mungkin belum tau), haha. Seriusan, kedekatan cerita ini dengan realita yang terjadi di Indonesia, cerita seorang mahasiswa yang memiliki cerita persahabatan, cinta yang naik-turun, hingga dampaknya telat lulus. Semuanya dikemas secara artistik oleh Jay Sukmo dengan sangat seru, asyik, syahdu, sedih, wuahhh semuanya campur aduk.


     |VISUAL| Artistiknya dapet, beauty shotnya sesuai dengan kebutuhan, dan gak muluk-muluk, cantiknya pas. Semua yang terlihat di layar, dari make up artisnya, dekorasinya, coloringnya, terlihat natural, enak dipandang dan memanjakan mata.


     |AUDIO| Banyak lagu dari Budi Doremi dan beberapa artis yang lagunya di jadikan scoring, hasilnya bagus dan poin pentingnya adalah gak kayak FTV. Roh CAK sebagai film layar lebar bahkan semakin kuat. Scoring lainnya pun juga mendukung setiap emosi yang diinginkan dirasakan oleh penonton. Foleynya bagus lah, walaupun kalau mau mendengar lebih detail, ada beberapa aktivitas yang kurang. Banyak scene atau malah hampir semua dialog disini dubbing, dan beberapa masih terasa tempelan, tapi gak terlalu menggangu, karena fokus dengan ceritanya yang asyik.


     |ACTING| Salut dan applause buat aktingnya Muhadkly Acho yang super banget bawain karakter Sam Maulana yang begitu ekspresif, menghayati, dan pinter banget mengaduk-aduk emosi penonton. Kasih jempol juga buat Abdur Arsyad yang selama dialognya sukses mengocok perut penonton karena memang dari dianya udah lucu juga. Satu lagi, Ajun Perwira juga menunjukkan aktingnya yang all out, mendukung banyak scene menjadi lebih hidup.


     Pemeran lain yang tampil maksimal adalah Anjani Dina yang sukses memainkan aktingnya sebagai Kodok, paras cantiknya didukung akting yang matang, merupakan kombinasi yang enak. Begitu juga dengan aktor/aktris lain seperti Elyzia Mulachela, Budi Doremi, Andovi Da Lopez, Natasha Chaerani, dan Aida Nurmala, tampil maksimal di Film CAK, mantab.


     |KESIMPULAN| Banyak poin positif film ini, selain kedekatan tema dengan penonton, kedalaman cerita dan karakter tokoh, secara teknis juga maksimal, dan yang kurang adalah ketika kamu udah baca review ini, dan belum nonton filmnya, haha. Karena selain kamu dapet hiburan yang seriusan menghibur, cerita cinta yang menyentuh, kamu juga dapat motivasi setelah keluar dari bioskop. #BanggaFilmIndonesia


5 komentar:

  1. Makasih banyak atas reviewnya yg CADAS ABEEEEESSSS!!! Thanks again dude!!! 😊😊😊😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaa makasiiih Kak Sam Maulana udah mampir baca review ini, apalagi sampai koment =D
      Terus berkarya ya kak, dan semoga buku yang seri 2, dijadiin film juga. AAMIIN. Bakalan dinanti banget kalau iya.

      #BanggaFilmIndonesia

      Delete
  2. Wah wah wah.. Kerennn nih reviewnya.. AWESOME!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiiih udah mampir, udah sempetin baca dan koment, dan pastinya makasih udah ikut menjadi bagian dalam #BanggaFilmIndonesia :D

      Delete
  3. Wah wah wah.. Kerennn nih reviewnya.. AWESOME!!

    ReplyDelete

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi