Home » , » Review Film Tuyul Part 1 (2015) : Nungguin Sekuelnya!

Review Film Tuyul Part 1 (2015) : Nungguin Sekuelnya!


     Renee Pictures akhirnya kembali menelurkan filmnya ke ranah hiburan layar lebar tanah air. Tahun kemaren Film The Right One, hadir dengan genre drama romantis. Kali ini menggandeng Billy Christian sebagai Sutradara, mempersembahkan Film Tuyul Part 1. Kenapa Part 1? Karena film ini merupakan Trilogi, langkah yang sangat berani untuk film horor. Nampaknya ini memang bukan proyek sembarangan, tapi dalam kenyataannya?


     |POSTER & TRAILER| Keseriusan pembuat film juga tergambar dari desain poster yang terkonsep dan dieksekusi dengan matang. Tuyul memang menjadi "tokoh utama" di film maupun poster ini. Keren dan gak keliatan norak. Apalagi karena tokoh Tuyul disini, beda dari Tuyul yang udah pernah ada.


     Trailer juga sukses menampilkan sedikit bocoran keseruan di film ini, dan bener-bener membuat penonton penasaran "Itu kenapa ya? Trus habis ini dia ngapain? Eh dia kenapa?". Film ini juga punya materi promo yang gak main-main pula. Keseriusan di publikasi ini, benar-benar menarik banyak minat penonton ditengah gencaran film-film box office di bioskop saat ini.


     |CERITA| Diawal sampai agak tengah, cerita memang berjalan lumayan pelan, namun gak ganggu sih, karena lagi pengenalan dan pengkondisian suasana. Semakin kebelakan masalah yang dihadirkan semakin seru dan pelik. Pemilihan karakter utama, Mia yang sedang hamil, memberikan pengalaman nonton tersendiri. Mengingat wanita hamil itu "terbatas" dalam pergerakan, apalagi di film horor yang sering mengeksplore adegan lari dan segala macam.


     Film ini pintar membangun suasana, plot cerita, dan metafora yang berlangsung secara halus. Konflik yang ada juga masuk akal. Film ini dari awal memang sudah dirancang untuk trilogi, hal ini membuat ada beberapa yang "kosong" di film, ini bukan sesuatu yang buruk, tapi poin positif buat film ini. Film ini bisa membuat klimaks yang bagus di part 1 ini, tapi juga memberikan bumbu "Ayo nonton part 2 nya".


     |VISUAL| Gambar jernih, angle menarik, shot gak monoton, penggambaran suasana juga tepat. Coloring juga bagus. Ada sedikit noise di gambar malam, tapi gak ganggu, karena udah konsen sama cerita ketegangan di film. Sedikit minusnya itu waktu pakai drone, gambarnya goyang, jadi "wibawa dan kemegahan" drone sedikit menurun.


     |AUDIO| Departemen audinya top banget! Selama film, aku sangat menikmati dan mengagumi keindahan musik scoring, soundeffect, apalagi voleynya yang bener-bener dikonsep dan di terapkan secara matang dan baik. Udahlah, ini audionya keren!


     |ACTING| Dinda Kanya Dewi yang berperan sebagai Mia, seorang wanita yang baru menikah dan sedang hamil 7 bulan. Dia mainnya santai, natural, ekspresinya juga dapet. Cuma perutnya dan aktingnya itu memberikan sinyal ke aku seolah-olah kandungannya udah 9 bulan, entah penonton lain berpikiran sama atau enggak, sampai ada dialog yang bilang kalau dia hamil 7 bulan. Perutnya terlalu besar dan berasa udah bentar lagi lahir gitu.


     Gandhi Fernando bermain dengan bagus, lancar, tapi sedikit terkesan kaku di beberapa dialog, jadi akhirnya sedikit kurang natural di beberapa dialog. Tapi memang secara keseluruhan, dia tampil prima.


     Citra Prima dan Inggrid Widjanarko tampil mistis banget dan misterius! Tapi itulah memang karakter mereka yang benar melekat selama film berlangsung, dan mungkin akan kebawa sampai didunia nyata. Di luar kemampuan akting yang keren, karakter vokal dan fisik mereka juga mendukung banget. Asyik lah permainan mereka.


     Selain beberapa tokoh itu, si aktor yang berperan jadi Tuyul ini juga keren! Dia bisa berlagak seolah-olah di memang Tuyul. Walaupun aku gak tau namanya siapa. Tapi, kamu keren bro!


     |KESIMPULAN| Film Tuyul Part 1 ini memang bukan proyek abal-abal. Digarap dengan serius, baik dari segi cerita, aktor/aktris, visual, hingga audio yang mengesankan. Udah gak ada alasan lagi buat ngelewatin film horor kece ini. Semoga di part-part selanjutnya, bakal jauh lebih keren. #BanggaFilmIndonesia


0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi