Home » , » Review Film This is Cinta (2015) : Kisah Persahabatan Abadi

Review Film This is Cinta (2015) : Kisah Persahabatan Abadi


     Sudah menjadi hal yang biasa, ketika mendekati Hari Valentine, akan banyak film bermunculan dengan bertemakan cinta. Tidak hanya di dunia, namun juga di Indonesia. Dari beberapa film dalam menyambut valentine, This is Cinta hadir. Film ini diproduksi oleh Starvision dan diarahkan Sony Gaokasak sebagai sutradara.


     |POSTER & TRAILER| Poster This is Cinta tekniknya simpel, tapi bagus dan sangat enak dipandang. Terlihat Shawn Adrian Khulafa dan Yuki Kato sebagai tokoh utama, muncul dengan porsi yang sama, walaupun ada dua Yuki disitu, yang satu utuh, yang satu tembus pandang. Pemandangan belakangnya juga begitu apik, kalau tidak salah di New Zealand. Romantis.
     Trailer This is Cinta juga menyuguhkan pengalaman visual yang menarik, romantis, dan bisa menyuguhkan hal-hal unik didalam film. Seperti adegan telepon pakai kaleng. Premis yang dihadirkan menarik, tapi tidak spoiler.


     |CERITA| Durasi kurang dari satu setengah jam, bisa diramu dengan sangat baik. Penceritaannnya pas, gak terlalu padat, tapi gak terlalu renggang juga. Konfliknya tetep satu yang utama, tapi ada banyak konflik kecil yang membuat film ini jadi lebih hidup. Dan hal yang paling berkesan itu, ending film ini gak mainstream. Gak terduga, dan mengharukan. Bikin mewek, hiks..hiks..


     |VISUAL| Gak perlu diraguin lagi, This is Cinta memberikan asupan nutrisi pada pandangan kita dengan shot-shot indah yang dia ambil, itu diluar dari lokasi yang keren. Pengambilan dan perpindahannya juga tepat. Sekali lagi, bagian ending digarap dengan sangat baik oleh pembuat film. Segala effect dan coloring dikerjakan dengan apik.


     |AUDIO| Scoring, valey, dan ada beberapa adegan yang dubbing, terdengar rapi dan natural. Soundnya bisa menyesuaikan suasana dengan sangat baik. Dan sekali lagi salut buat pembuat Film This is Cinta, selain cerita dan visual, audio juga sangat dipikirkan secara detail di ending. Sehingga membuat klimaks bisa bener-bener klimaks dan penonton pada puncak emosinya. Buktinya banyak yang meneteskan air mata, terharu. Satu hal keren lain itu, soundtrack yang dinyanyikan oleh Shawn dan Yuki Kato dengan judul "This is Cinta" juga menambah penonton pada mewek.


     |ACTING| Yuki Kato kembali menunjukkan aktingnya yang sangat baik di film ini. Dia bisa mendalami peran seorang anak yang dikekang, ingin melawan, tapi hatinya tak bisa berdusta pada orang tuanya, pendalaman yang dalam. Dia juga berhasil membuat chemistry dengan pasangan mainnya, Shawn. Yuki Kato berhasil menjadi Rachel.


     Shawn Adrian Khulafa nampaknya sebagai pemain baru, mengerjakannya dengan lumayan baik. Walaupun memang terkadang sedikit kurang, tapi secara umum dia bisa menyampaikan pesan ke penonton dengan baik. Adegan romantisnya dengan Yuki Kato, menjadi adegan yang keren. Shawn berhasil memerankan Farel.


     Pemain lain yang gak kalah keren adalah mamanya Rachel, Aida Nurmala, yang sukses bikin penonton geregetan pengen tonjok mukanya *hehe, cuma bercanda, gara-gara aktingnya total banget. Tapi untung diimbangin sama Ari Wibowo yang jadi papanya Rachel, sosok yang bijaksana.


     Sosok lain yang jahat itu Fandy Christian (Nico), sukses bikin penonton greget pengen mukulin dia juga. Dan pemeran pembantu wanitanya ada Fahira Alidrus yang berperan jadi Sasha juga cukup pintar memainkan emosi di tiap scene yang dia ikuti. Walaupun beberapa bagian, agak tanggung.


     |KESIMPULAN| Nampaknya Hari Valentine tahun ini, jadi sangat berwarna dan indah bagi penonton film Indonesia. Film This is Cinta adalah alasannya. Secara keseluruhan film ini sangat menghibur, mengharukan, dan siapin tisu buat nonton film ini! #BanggaFilmIndonesia



0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Berangkat (2017) : Ringan, Seru dan Asyik

         Sutradara terkesan sebagai pekerjaan seorang cowok, namun pada kenyataannya gak selalu seperti itu. Naya Anindita membuktikannya...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi