Home » , , » Review Film 99 Cahaya di Langit Eropa : The Final Edition

Review Film 99 Cahaya di Langit Eropa : The Final Edition


     Ternyata sekuel film 99 Cahaya gak cuma berhenti di Part 2. Jujur aku baru tau yang The Final Edition itu, deket-deket menjelang penayangannya. Alasannya kenapa aku pengen nonton? Simple, aku penasaran karena aku ngikutin Film 99 Cahaya dari yang part 1 dan 2. Apalagi, pembuat film menjanjikan, film ini menampilkan cerita dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari Rangga, yang di film sebelumnya, pakai sudut pandang Hanum.
     Poster, menurutku pster ini keren sama seperti sebelum-sebelumnya, terlihat simple elegan. Trailer, seperti janji pembuat film, dari trailer aku mendapat pencerahan, kalau film ini akan menyajikan hal yang berbeda dibanding dua film sebelumnya.
     Film, secara gambar, teknis, dan akting, gak usah dibahas lagi lah yaaa, udah keren banget. Nah, dari segi cerita, gimana hayo?
     Kalau aku bilang, film ini adalah rangkuman dari film part 1 dan 2. Istilahnya ya, fim part 1 dan 2 digabung jadi sekitar 3 jam, trus dipangkas jadi sekitar 1,5 jam. Menurut seingatku, semua adegan sama persis, paling yang ditambah cuma voice over dari Rangga aja, karena dia yang bercerita saat ini. Namun jelas, film ini tak serinci film part 1 dan 2, dan ada beberapa yang membuat orang tidak paham, kalau dia belum nonton film sebelumnya, semacam ada missing story. Tapi bagi yang udah nonton sekuel sebelumnya, aman-aman ajaa.
     Mungkin ini bisa jadi alternatif buat yang pengen nonton satu film aja dengan durasi 1,5 jam, bukan dua film durasi 3 jam. Tapi aku sarankan, tonton part 1 dan 2 aja, itu lebih detail dan keren.
     Walaupun isi film ini cuma gabungan kedua film sebelumnya, aku tetep nangis dibeberapa tempat. Film ini tetep sukses membawa penonton yang mengahayati filmnya, untuk dibawa ke alur ceritanya, walaupun memang ceritanya di "akselerasi".
     Di akhir film ini, ada promo "Bulan Terbelah di Langit Amerika" sekuel dari 99 Cahaya di Langit Eropa, dan bakal tayang Tahun 2015, ini bakalan aku tunggu juga, hehe, kalau kamu? Ini memang semuanya adaptasi dari novel karya @hanumrais @rangga_alma yang best seller. Keren lah! Salut!
     Film yang bukan hanya menghibur secara visual maupun audio, namun juga menambah iman Islam :-)

Rating : 3.5/5

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi