Home » , » Review Film Oo Nina Bobo

Review Film Oo Nina Bobo


     Aku sudah menantikan kedatangan film dari Jose Poernomo ini sejak lama. Tepatnya setelah aku nonton film 308 di bulan Juni 2013 lalu. Aku begitu kagum dengan sutradara yang satu ini. Dia konsisten untuk membuat film horor berkualitas di Indonesia. Seperti film Rumah Kentang di tahun 2012.
          Waktu aku beli tiket, antrian tidak begitu panjang. Aku beli sekitar 45 menit sebelum film dimulai. Masih terlihat hanya beberapa seat yang sudah terjual. Namun ternyata saat aku mulai memasuki ruang theater, ternyata lumayan banyak nonton. Aku bahagia. Walaupun memang gak penuh sih. Tapi aku senang, karena orang Indonesia, khususnya Jogja, masih bisa dan mau menerima horor berkualitas, di tengah banyaknya beredar film horor dewasa.
    Poster film Oo Nina Bobo ini terlihat kece ya. Cukup simple namun dikemas dengan baik. Kesan horor dapat dan tidak berlebihan. Poster ini aku nilai berhasil memikat dari penonton. Termasuk dari pemilihan judul Oo Nina Bobo. 


     Keunikan judul dari film-film Jose Poernomo ini juga sudah terlihat sejak film Rumah Kentang, 308, dan KM 97. Kesannya bukan film horor, namun disitulah jualannya. Strategi yang baik. Khususnya judul Oo Nina Bobo ini membawa rasa penasaran bagi orang awam yang biasa menyanyikan lagu ini. Bahkan mereka sampai bertanya-tanya, apa yang serem dari lagu Oo Nina Bobo? Aku yakin, mereka akan sadar setelah nonton film ini, haha.
     Film ini dimulai dengan perkenalan tokoh utama, Karina, dan pengenalan latar belakang termasuk masalah juga. Di tata dengan apik dan tidak ada kesan berlebihan. Hingga film ini berjalan. Banyak spot di dalam film yang kita gak sangka, namun sang sutradara cerdik memanfaatkannya untuk mengagetkan para penontonnya. Kalau aku bilang, trik ngangetinnya pintar, karena gak mainstream.
     Kalau mau dibandingin sama film-filmnya Jose Poernomo yang dulu, susah sih sebenernya. Tapi setelah aku renungkan berhari-hari, ya aku bilang, film ini dibuat secara simple dan berkualitas. Jadi nontonnya itu asyik aja. Horornya dapet, begitu juga dengan sedikit bumbu komedi didalamnya. Aku juga merasakan sensasi orang-orang disekitarku teriak disekitarku karena adegan-adegan di film ini.
     Makasih ya udah mampir buat baca review filmku kali ini. Cintai Film Indonesia terutama Film Horor Indonesia ^o^

     Rating : 4/5

0 komentar:

Post a Comment

Newest Review

Review Film Hujan Bulan Juni (2017) : Film dalam Balutan Puisi

     Hujan Bulan Juni, awalnya adalah novel karya Sapardi Djoko Darmono yang telah terbit sejak tahun 1994. Di tahun 2017 ini, Hestu Sa...

Popular Review

Followers

 
Copyright © 2016 Riza Pahlevi